=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194784 =005 20260316045645 =035 ##$$a 0010-0326000231 =245 1#$$a PENATAUSAHAAN KEUANGAN DAERAH DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PERTANGGUNGJAWABAN BENDAHARA DI BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN KOTA BANDA ACEH /$c Bella Amelia =100 #$$a Bella Amelia =300 ##$$a 12 : $b ilust. =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12581 =700 #$$a Sinurat, Marja =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 352.48 =084 ##$$a 352.48 BEL p =600 #4$$a Keuangan daerah =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan Penatausahaan Keuangan daerah melalui Aplikasi SIPD serta hambatan dalam efektivitas pertanggungjawaban bendahara. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan penatausahaan keuangan daerah melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah dalam meningkatkan pertanggungjawaban bendahara serta mengetahui faktor penghambat sekaligus bentuk upaya dalam mengatasinya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan Pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara (10 informan), observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa Badan Pengelolaan Keuangan Kota Banda Aceh dalam penggunaan aplikasi SIPD belum maksimal. Namun, penggunaan aplikasi SIPKD sangat baik. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor penghambat yaitu terbatasnya Sumber daya Manusia, kesalahan pada Jaringan dan Server, terbatasnya Pelatihan bagi pegawai. Kesimpulan: Proses Penatausahaan Keuangan Daerah sudah berjalan dengan baik. Namun, disebabkan penggunaan aplikasi SIPD yang belum memadai maka penggunaan SIPKD menunjang kinerja dari bidang perbendaharaan. Badan Pengelolaan Kota Banda Aceh sudah melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan efektivitas Bendahara, serta peningkatan kinerja dalam aplikasi SIPD.