=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194802 =005 20260317093913 =035 ##$$a 0010-0326000249 =245 1#$$a ANALISIS KEBUTUHAN PEGAWAI DI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR /$c Bayu Angga Wiyanto =100 #$$a Bayu Angga Wiyanto =300 ##$$a 19 : $b Ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13917 =700 #$$a Devi Irena =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 352.625 984 3 =084 ##$$a 352.625 984 3 BAY a =650 #4$$a Kebutuhan pegawai =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Manajemen sumber daya aparatur menjadi salah satu area perubahan reformasi birokrasi untuk mewujudkan profesionalisme aparatur dalam instansi pemerintah. Penelitian ini membahas tentang analisis kebutuhan pegawai dengan mengukur analisis beban kerja untuk memperoleh informasi kuantitas dan kualitas sumber daya manusia yang diharapkan. Tujuan: Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui analisis kebutuhan pegawai melalui analisis beban kerja, faktor penghambat dan upaya yang dilakuka. Metode: Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan induktif, dengan teknik triangulasi data. Hasil/Temuan: Berdasarkan permasalahan dan tema yang diangkat oleh peneliti pada penelitian ini menghasilkan bahwa analisis kebutuhan pegawai di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalimantan Timur telah dilakukan dengan baik. Namun masih terdapat kendala diantaranya terdapat ketidaksesuaian antara volume kerja dengan jumlah pegawai, keterlambatan akibat kurangnya pemahaman, serta adanya kebijakan penyederhanaan birokrasi dengan melakukan penyetaraan jabatan. Kesimpulan: Analisis kebutuhan pegawai di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Kalimantan Timur telah dilaksanakan dengan baik namun terdapat kendala diantaranya terdapat ketidaksesuaian antara volume kerja dengan jumlah pegawai, keterlambatan akibat kurangnya pemahaman, serta adanya kebijakan penyederhanaan birokrasi dengan melakukan penyetaraan jabatan. Adapun upaya yang telah dilakukan yaitu melakukan analisis pegawai secara objektiv serta melakukan usul kebutuhan pegawai guna memenuhi kebutuhan pegawai dan memberikan diklat kepada tim anjab.