=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194803 =005 20260317094342 =035 ##$$a 0010-0326000250 =245 1#$$a STRATEGI DINAS TENAGA KERJA DALAM MENGURANGI ANGKA PENGANGGURAN AKIBAT PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN JEMBER JAWA TIMUR /$c Ahmada Syahrul Fazili =100 #$$a Ahmada Syahrul Fazili =300 ##$$a 10 : $b Ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13578 =700 #$$a Pusung, Piet Hein =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 353.535 982 82 =084 ##$$a 353.535 982 82 AHM s =650 #4$$a Tenaga kerja =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan adanya pandemi Covid-19 yang memberikan dampak signifikan pada tingkat pengangguran di Kabupaten Jember. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis strategi Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember dalam mengurangi angka pengangguran akibat pandemi Covid-19, mengetahui dan menjelaskan faktor pendukung dan faktor penghambat, serta mengetahui dan mendeskripsikan upaya yang dilakukan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode metode penelitian kualitatif induktif dengan proses pengumpulan data secara observasi, wawancara dan dokumentasi. Penentuan informan berdasarkan teknik purposive sampling dan accidental sampling dan teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini menunjukan bahwa strategi Dinas Tenaga Kerja memberikan kontribusi yang signifikan dalam mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Jember, meskipun pada pelaksanaannya terdapat beberapa kekurangan yaitu anggaran dana dalam pelaksanaan program kerja kurang memadai, kualifikasi dan kompetensi pencari kerja belum sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, dan jumlah sumber daya aparatur dinas kurang memadai. Kesimpulan: Strategi yang digunakan oleh Dinas Tenaga Kerja dalam mengurangi angka pengangguran sudah cukup berhasil namun belum maksimal. Hal ini karena masih terdapat faktor yang menghambat dalam pelaksanaan strategi tersebut yaitu jumlah sumber daya aparatur yang kurang memadai, anggaran berkurang karena adanya pandemi Covid-19, dan kompetensi pencari kerja yang kurang memadai, sehingga upaya yang dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja yaitu melaksanakan pelatihan kerja untuk meningkatkan skill, kompetensi, serta kualifikasi yang dimiliki masyarakat, menyebarluaskan informasi lowongan kerja dan job fair melalui media sosial, dan melakukan pendataan masyarakat pencari kerja untuk kontrol masyarakat yang sedang mencari kerja.