=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194824 =005 20260317012055 =035 ##$$a 0010-0326000271 =245 1#$$a BUDAYA ORGANISASI DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI DI KECAMATAN SUNGAI PAGU KABUPATEN SOLOK SELATAN PROVINSI SUMATERA BARAT /$c Annisa Alamsyah =100 #$$a Annisa Alamsyah =300 ##$$a 14 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13105 =700 #$$a Ismail Nurdin =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 351.598 132 3 =084 ##$$a 351.598 132 3 ANN b =650 #4$$a Administrasi Publik =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Problematika terkait dengan pelanggaran kode etik ASN masih menjadi sorotan publik. Budaya organisasi ASN terkait dengan tugas, tanggung jawab, etika, dan perilaku pegawai masih belum kondusif. Untuk mewujudkan kinerja sebagai pelayan masyarakat, seorang ASN harus berintegritas, netralitas, profesional, serta bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme agar dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Budaya organisasi di Kecamatan Sungai Pagu masih perlu di evaluasi. Tujuan: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui budaya organisasi dalam meningkatkan kinerja pegawai di Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Selain itu, untuk mengetahui apa saja yang menjadi kendala-kendala yang menjadi hambatan serta upaya pemecahan untuk mengatasi masalah budaya organisasi dalam meningkatkan kinerja pegawai di Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan metode deskriptif.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya organisasi dalam meningkatkan kinerja pegawai sudah cukup kondusif. Namun dalam pelaksanaanya terdapat kendala-kendala yang ditemukan yaitu sarana dan prasarana yang belum memadai, belum meratanya kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan bagi pegawai, serta pengaturan penempatan pegawai yang belum tepat sasaran. Kesimpulan: Saran dari peneliti kepada pihak Kecamatan Sungai Pagu diharapkan lebih tegas menindaklanjuti pemenuhan kelengkapan sarana dan prasarana untuk secepatnya dianggarkan; Pemerintahan kabupaten diharapkan dapat merencanakan pemberian kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan secara merata bagi pegawai di level kecamatan; serta untuk pegawai yang tingkat pendidikannya masih rendah diberikan pendidikan lanjutan.