=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194825 =005 20260317012516 =035 ##$$a 0010-0326000272 =245 1#$$a KOORDINASI BPBD DAN DINAS PUPR DALAM UPAYA PENANGGULANGAN BENCANA BANJIR DI KOTA BENGKULU PROVINSI BENGKULU /$c Edho Yayang Pratama =100 #$$a Edho Yayang Pratama =300 ##$$a 8 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14086 =700 #$$a Harahap, Agus Supriadi =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 627.459 817 31 =084 ##$$a 627.459 817 31 EDH k =650 #4$$a Penanggulangan Banjir =520 ##$$a Banjir merupakan bencana yang sering terjadi Kota Bengkulu. Peristiwa Banjir ini sangat menggaggu jalannya aktivitas di Kota Bengkulu, kegiatan ekonomi, pemerintahan, dan segala aspek kehidupan masyarakat akan terhambat bila bencana Banjir sedang Terjadi. BPBD (Badan Penanggulangan Bencana) adalah organisasi pemerintahan daerah yang memiliki tugas dalam 2 penyelenggaraan urusan penanggulangan bencana memliki peran dalam menghadapi banjir, tetapi hal itu tidak bisa dilakukan sendirian. Peran organisasi pemerintahan daerah lainya sperti Dinas PUPR (Pembangunan Umum dan Penataan Ruang) dalam penangguangan bencana banjir juga penting, sebagaimana tugasnya yaitu secara teknis memilihara dan meningkatkan infrasruktur sarana dan prasarana pendukung kegiatan BPBD dalam penenggulangan Bencana di Kota Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis koordinasi kerja antara BPBD dan Dinas PUPR dalam penanggulangan bencana banjir di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Responden dalam penelitian ini adalah petugas BPBD dan Dinas PUPR yang terlibat dalam penanggulangan bencana banjir di Kota Bengkulu. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 06 s/d 21 Januari tahun 2023 di BPBD Kota Bengkulu dan Dinas PUPR Kota Bengkulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koordinasi antara BPBD dan Dinas PUPR masih kurang optimal dalam penanggulangan bencana banjir di Kota Bengkulu. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi koordinasi antara kedua instansi, seperti kurangnya komunikasi yang efektif dan kurangnya pemahaman terhadap peran masing-masing instansi. Untuk meningkatkan koordinasi antara BPBD dan Dinas PUPR dalam penanggulangan bencana banjir di Kota Bengkulu, penelitian ini merekomendasikan adanya peningkatan komunikasi antara kedua instansi, pemahaman yang lebih baik tentang peran masing-masing instansi, dan perencanaan yang lebih terstruktur dan terintegrasi. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi pemangku kepentingan dalam meningkatkan koordinasi antara BPBD dan Dinas PUPR dalam penanggulangan bencana banjir di Kota Bengkulu.