=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194837 =005 20260317020715 =035 ##$$a 0010-0326000284 =245 1#$$a PENGEMBANGAN KOMPETENSI APARATUR SIPIL NEGARA DI BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN TANAH LAUT /$c Nufa Sintya Andari =100 #$$a Nufa Sintya Andari =300 ##$$a 11 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13298 =700 #$$a Wirman Syafri =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 352.665 984 31 =084 ##$$a 352.665 984 31 NUF p =650 #4$$a Pengembangan ASN =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kualitas sumber daya manusia saat ini menjadi tolak ukur keberhasilan kinerja suata organisasi Sehingga pengembangan komptensi menjadi suatu kebutuhan baik pada sektor publik maupun privat. Pengembangan kompetensi sudah menjadi program rutin bagi pemerintah. Dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dapat didukung dengan keterampilan, pengetahuan dan keahlian lain dapat menambah kompetensi dan kualitas aparatur mengingat tantangan dan tugas yang semakin berat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengatahui bagaimana pengembangan kompetensi yang ada di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Tanah Laut, faktor penghambat serta upaya apa saja yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Sumber data menggunakan sumber data primer dan sekunder. Teknik Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data diperoleh melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan Kompetensi yang ada di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia sudah cukup baik namun masih terdapat hambatan dikarenakan kurangnya motivasi dan minat aparatur untuk melakukan pengembangan kompetensi untuk dirinya sendiri. Kesimpulan: Anggaran yang kurang juga menjadi faktor penghambat pelaksanaan pengembangan kompetensi.Upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan kerjasama dengan pihak lain serta dengan mengikuti webinar untuk aparatur.