=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194846 =005 20260317031653 =035 ##$$a 0010-0326000293 =245 1#$$a PERAN DEWAN KERAJINAN NASIONAL DAERAH DALAM PENGEMBANGAN SENTRA INDUSTRI BATIK BERBASIS TRANSFORMASI DIGITAL DI KOTA BATAM /$c Qanitah Thalistya Hana Salsabila =100 #$$a Qanitah Thalistya Hana Salsabila =300 ##$$a 12 : $b ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12867 =700 #$$a Hendrawati Hamid =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 338.001 598 143 6 =084 ##$$a 338.001 598 143 6 QAN p =650 #4$$a Ekonomi Produksi =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang(GAP): Penulis berfokus pada permasalahan penggunaan transformasi digital yang belum optimal pada pengembangan industri sentra batik di kota batam. Tujuan: kegiatan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Dekranasda dalam melakukan pengembangan industri sentra batik serta mengetahui upaya yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode: deskriptifkualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi dan studi dokumentasi; kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Peran Dekranasda ditinjau melalui lima dimensi peran pemerintah menurut Siagian (2009). Hasil Temuan: penelitian menunjukkan bahwa Dekranasda telah memberikan motivasi seperti pembinaan danpelatihan, memberikan sarana dan prasarana, pemasaran produk secara offline dan online, Memperluas promosi pemasaran, memberikan kebijakan dan meningkatkan pengawasan, persediaan, kondisi, dan penjualan produk. Sehubung Kesimpulan: dengan temuan tersebut maka penulis menyarankan kepada pemerintah Kota Batam agar kedepannya mampu mempertahankan dan dapat meningkatkan sentra industri batik. agar hal tersebut dapat memberi manfaat terhadap peningkatan perekonomian yang baik terhadap masyarakat Kota Batam.