=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194900 =005 20260406092754 =035 ##$$a 0010-0426000045 =245 1#$$a PENGEMBANGAN OBJEK WISATA TAMAN NASIONAL TANJUNG PUTING DALAM PENINGKATAN EKONOMI KREATIF MASYARAKAT DI KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT PROVINSI KALIMANTAN TENGAH /$c Sri Indah Kartikasari =100 #$$a Sri Indah Kartikasari =300 ##$$a 13 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13744 =700 #$$a Ibrahim, Suaib =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 338.479 159 832 =084 ##$$a 338.479 159 832 SRI p =650 #4$$a Pariwisata =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pengembangan di sektor Pariwisata merupakan suatu hal yang penting dalam usaha pembangunan daerah Provinsi Kalimantan Tengah merupakan Provinsi dengan kawasan konservasi orangutan terbesar dalam berskala internasional sehingga menjadi penting dalam peningkatan ekonomi kreatif masyarakat di daerah. Tujuan: Adapun tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk menganalisis upaya yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata dalam pengembangan objek wisata Taman Nasional Tanjung Puting. Metode: Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan induktif. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pengembangan objek wisata Taman Nasional Tanjung Puting oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Barat sudah banyak dilakukan. Namun dalam proses pengembangannya masih terdapat beberapa hambatan yang dihadapi, seperti sulitnya promosi pasca pandemi covid-19, terbaginya anggaran, dan belum adanya inovasi kreatif dalam peningkatan ekonomi, serta kurang tepatnya pembagian tugas pokok dan fungsi. Oleh karena itu, Dinas Pariwisata terus berupaya memprioritaskan untuk memperbaiki dan menanggulangi semua kendala yang menghambat program pengembangan objek wisata Taman Nasional Tanjung Puting berbasis Ekonomi Kreatif. Kesimpulan: Pengembangan objek wisata melalui teori inskeep yang terdiri dari 6 dimensi yang secara keseluruhan sudah terprogram dan terencana dengan cukup matang. Namun masih ada beberapa indikator dari dimensi teori Inskeep dalam Suryadana (2015:37) yang masih perlu dioptimalkan. Dimensi pembangunan fasilitas dan pelayanan wisata yang masih perlu dikembangkan. Kantor informasi wisata atau TIC (Tourism Information Center) yang dibangun oleh Dinas Pariwisata merupakan kantor pelayanan pemberi informasi mengenai objek wisata yang ada di Kabupaten Kotawaringin Barat khusunya Taman Nasional Tanjung Puting.