=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194918 =005 20260406111214 =035 ##$$a 0010-0426000063 =245 1#$$a PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI KARANG PURIRANO OLEH DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA DI KOTA KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA /$c Putri Regina Rusli =100 #$$a Putri Regina Rusli =300 ##$$a 11 : $b ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14459 =700 #$$a Mulyana =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 338.47 =084 ##$$a 338.47 PUT p =650 #4$$a Layanan Jasa dan Layanan Produk Khusus =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pantai Karang Purirano memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan dan dapat memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi, terutama bagi kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Namun, terdapat beberapa permasalahan pada pengembangan objek wisata Pantai Karang Purirano, diantaraya yaitu: 1) Kurangnya fasilitas ditempat wisata; 2) Akses jalan menuju tempat wisata yang sulit; 3) Kurangnya kualitas Sumber Daya Manusia ditempat wisata; 4) Kurang terpublikasinya tempat wisata; dan 5) Akses jaringan internet yang sulit dijangkau. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mengetahui pengembangan objek wisata Pantai Karang Purirano secara rinci, serta mendeskripsikan dan menganalisis manfaat pengembangan objek wisata Pantai Karang Purirano bagi masyarakat di daerah wisata tersebut. Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitan ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif menggunakan teori pengembangan pariwisata menurut Spillane. Data dikumpulkan melalui Wawancara, Observasi, Dokumentasi, dan Studi pustaka. Informan dipilih dengan metode purposive sampling berjumlah 14 orang. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan objek wisata Pantai Karang Purirano Dapat dikategorikan sudah berjalan dengan baik, meskipun masih terdapat beberapa kekurangan didalamnya seperti masih kurangnya penyediaan toko cindramata, belum adanya pelayanan tranportasi umum, kurang terpelihara sarana dan prasarana serata pengelolaan yang kurang optimal. Kesimpulan: Dari beberapa upaya pengembangan objek wisata Pantai Karang Puriano Kendari yang telah dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Kendari dapat dikatakan belum berhasil di bagian infrastruktur yaitu keadaan jalan, pengadaan lampu jalan, dan jaringan telekomunikasi. Terdapat dua manfaat utama yang dirasakan masyarakat sekitar daerah wisata Pantai Karang Puriano, yaitu meningkatnya pendapatan masyarakat dan meningkatnya pembangunan infrastruktur di daerah wisata.