=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194925 =005 20260406113249 =035 ##$$a 0010-0426000070 =245 1#$$a ANALISIS WEBSITE PEMERINTAH KABUPATEN ASAHAN SEBAGAI SARANA TRANSPARANSI PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN : $b (Studi Pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan) /$c SITORUS, HABIB AULIA HAFIDZ =100 #$$a SITORUS, HABIB AULIA HAFIDZ =300 ##$$a 16 : $b ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16219 =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 351.598 123 2 =084 ##$$a 351.598 123 2 SIT a =650 #4$$a Administrasi Publik =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang: Informasi dan data merupakan aset yang sangat penting untuk dilindungi karena saat ini informasi dan data merupakan aset yang berharga karena berisikan segala keterangan mengenai sebuah organisasi. Karena anggapan demikian maka hal ini menyebabkan timbulnya kejahatan di dunia digital yang disebut kejahatan siber. Maraknya kejahatan siber yang terjadi maka diperlukan Keamanan Informasi dan Persandian yang mahir pula untuk mencegah pencurian data dan informasi. Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana Kualitas website Kabupaten Asahan dalam meyampaikan informasi publik, Untuk mengetahui apa saja faktor penghambat Pemerintah Kabupaten Asahan dalam menyampaikan informasi publik melalui website dan Untuk mengetahui bagaimana Upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Asahan untuk mengatasi faktor penghambat dalam menyampaikan informasi publik melalui website. Metode: Penelitian ini menggunakan teori kualitas website Alvaro Rocha yang memiliki 3 (tiga) indikator yaitu kualitas konten, kualitas layanan serta kualitas teknis. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Data yang dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas Website Pemerintah Kabupaten Asahan dalam menyampaikan informasi publik sudah baik dari indikator kualitas isi dan Kualitas teknis yang menunjukkan Dinas Komunikasi dan Informatika telah bekerja dengan maksimal dalam pengelolaan website seperti menyajikan informasi yang akurat, relevan, pembaruan informasi secara berkala serta kelengkapan informasi yang cukup baik. Untuk kualitas layanan belum dapat dikatakan baik karena masih ada halaman blank saat mengunjungi website Kesimpulan: Upaya Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan dalam mengatasi faktor penghambat, yaitu dengan melakukan pembaruan secara berkala agar informasi yang tersedia selalu informasi terbaru yang terjadi dilapangan, menjaga privasi pengunjung agar pengunjung nyaman dalam memberikan komentar, kritik dan masukan kepada pemerintah.