=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001194987 =005 20260407115447 =035 ##$$a 0010-0426000132 =245 1#$$a PERAN DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI DALAM MENGATASI PENGANGGURAN DI KABUPATEN SIKKA PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR /$c Celvin Laorencius Yuswan =100 #$$a Celvin Laorencius Yuswan =300 ##$$a 7 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15947 =700 #$$a Sunasih Mulianingsih =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 353.595 986 32 =084 ##$$a 353.595 986 32 CEL p =650 #4$$a Pengangguran =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan tentang banyaknya jumlah pengangguran yang semakin berkembang di Indonesia terutamadi Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran dari Pemerintah khususnya Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Sikka dalam mengatasi pengangguran di Kabupaten Sikka. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dan dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara,, observasi, dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Masih banyak kendala yang dihadapi oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dalam mengatasi pengangguran di Kabupaten Sikka sehingga pengangguran masih tinggi dan berpengaruh terhadap kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Upaya yang dilakukan dalam menurunkan angka pengangguran dengan meningkatkan anggaran, menambah tenaga kerja, dan meningkatkan kapasitas jabatan fungsional agar Dinas Tenaga kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Sikka bisa bergerak dengan leluasa dalam berproses mengatasi pengangguran di Kabupaten Sikka. Pengangguran di Kabupaten Sikka dikarenakan pendidikan yang rendah, kurangnya modal untuk membuka usaha sendiri, kurangnya lapangan pekerjaan yang disediakan pemerintah dan swasta, serta kurangnya kesadaran masyarakat untuk mencari pekerjaan. Dengan demikian, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sikka terus berupaya untuk menanggulangi tingkat pengangguran di Kabupaten Sikka. Kesimpulan: Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi berperan dalam mengatasi pengangguran dengan membuat program Kartu Kuning tetapi dalam pelaksanaannya ada kendala yang dihadapi oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi yaitu kurangnya tenaga kerja yang menyebabkan banyak pekerjaan yang tidak bisa dijangkau dalam waktu bersamaan sehingga Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi melakukan upaya melakukan kerjasama dengan bursa kerja job fair dan bursa kerja khusus dengan mengumumkan lowongan pekerjaan kepada masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.