=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195021 =005 20260407020938 =035 ##$$a 0010-0426000166 =245 1#$$a IMPLEMENTASI PROGRAM GERAKAN PEDULI DAN BERBUDAYA LINGKUNGAN HIDUP DI SEKOLAH (PBLHS) TINGKAT SD DALAM MEWUJUDKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN DI KABUPATEN GOWA /$c Sri Nining Jusmita =100 #$$a Sri Nining Jusmita =300 ##$$a 8 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13885 =700 #$$a Selvia Junita Praja =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 370.598 477 3 =084 ##$$a 370.598 477 3 SRI i =650 #4$$a Ilmu Pendidikan =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Permasalahan lingkungan di era globalisasi saat ini menjadi permasalahan umum termasuk di Indonesia hal ini disebabkan oleh eksploitasi lingkungan dan sumber daya alam yang ada. Situasi ini meningkatkan kebutuhan untuk mendidik anak bangsa dan menanamkan karakter terkait pentingnya peduli lingkungan. Menanamkan karakter terkait pentingnya peduli lingkungan bisa sangat efektif jika diterapkan dari sekolah dasar. Adanya Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 2 P.52/MENLHK/SETJEN/KUM.1/9/2019 menjadikan program gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah menjadi wajib dijalankan. Kabupaten Gowa dalam mengimplementasikan peraturan tersebut masih belum optimal. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah tingkat Sekolah Dasar dalam mewujudkan karakter peduli lingkungan di Kabupaten Gowa. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualiatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi program PBLHS belum berjalan secara optimal hal itu dikarenakan masih terdapatnya hambatan dalam mengimplementasikan program tersebut. Kesimpulan: Peneliti menyimpulkan bahwa Implementasi Program Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) Tingkat SD dalam Mewujudkan Karakter Peduli Lingkungan di Kabupaten Gowa belum berjalan dengan optimal ditandai dengan belum tersedianya dana operasional dalam pelaksanaan program gerakan PBHLS selain itu juga kurangnya komunikasi antara pelaksana dengan masyarakat sekitar mengakibatkan adanya gangguan dari masyarakat terhadap pelaksanaan program PBLHS.