=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195036 =005 20260407023958 =035 ##$$a 0010-0426000181 =245 1#$$a PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MISKIN OLEH DINAS SOSIAL MELALUI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI KECAMATAN TELUK AMBON KOTA AMBON PROVINSI MALUKU /$c Zahran Hananto Putra =100 #$$a Zahran Hananto Putra =300 ##$$a 10 : $b ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15053 =700 #$$a Dyah Poespita =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 362.559 852 22 =084 ##$$a 362.559 852 22 ZAH p =650 #4$$a Kemiskinan =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP):Program PKH yang ada di Provinsi Maluku diterapkan sejak tahun 2013. Berkurangnya jumlah penduduk miskin selama tiga tahun terakhir menunjukkan bagaimana keseriusan Pemerintah Kota Ambon dalam menekan jumlah kemiskinan,namun disisi lain peningkatan jumlah masyarakat yang menerima manfaat bertambah tiga tahun terakhir. Kecamatan Teluk Ambon ialah kecamatan yang menerima program PKH, dan terus mengalami peningkatan jumlah penduduk miskin dari tahun 2019-2020 Kecamatan Teluk Ambon sebagai kecamatan yang dekat dengan akses kota, menduduki tiga kecamatan dengan penduduk miskin terbanyak di Kota Ambon.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pemberdayaan masyarakat miskin melalui Program Keluarga Harapan (PKH). Metode: Penelitian ini menggunakan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dalam penulisan skripsi ini menggunakan observasi partisipasi pasif yang kemudian ditunjang dengan wawancara semi terstruktur dengan purposive sampling dan snowball sampling yang digunakan untuk mengumpulkan dokumen serta memperkuat data dilihat melalui empat dimensi dari Teori Mardikanto (2013) yaitu Bina Manusia, Bina Usaha, Bina Lembaga, dan Bina Lingkungan. Hasil/Temuan: Bina Manusia, Bina Usaha, Bina Lembaga, dan Bina Lingkungan. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa pemberdayaan masyarakat miskin melalui telah berjalan walaupun masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperbaiki. Teori Mardikato dijadikan ladansan untuk menganalisis penelitian melalui empat dimensi . Kesimpulan: Pada keseluruhan dimensi terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan pada dimensi, Bina Manusia terdapat beberapa kendala yaitu kurangnya kepercayaan diri dan pelatihan bagi KPM, Bina Usaha belum optimal karena rendahnya kepercayaan diri KPM dalam membuka usaha, Bina Lembaga telah terlaksanakan dengan baik, Bina Lingkungan kurangnya pemanfaatan lingkungan.