=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195048 =005 20260408090243 =035 ##$$a 0010-0426000193 =245 1#$$a STRATEGI DINAS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN DALAM PENGEMBANGAN WISATA TELAGA SARANGAN UNTUK MENINGKATKAN DAYA TARIK WISATAWAN DI KABUPATEN MAGETAN PROVINSI JAWA TIMUR /$c Mochamad Nurudin Pratama =100 #$$a Mochamad Nurudin Pratama =300 ##$$a 13 : $b ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15313 =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 338.479 159 828 598 31 =084 ##$$a 338.479 159 828 598 31 MOC s =650 #4$$a Pariwisata =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Industri pariwisata dinilai sangat berpengaruh dalam meningkatkan ekonom negara. Berbagai pengembangan dilakukan, baik pemerintah pusat maupun swasta untuk menggali dan memanfaatkan potensi wisata yang ada di daerah mereka masing-masing. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemerintah daerah dalam pengembangaAn wisata Telaga Sarangan Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur apakah strategi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan telah berjalan dengan baik atau belum dengan melihat kesiapan dari kendala yang dihadapi dan upaya yang telah dilakukan. Adapun teori yang dipakai sebagai pisau analisis dalam penulisan skripsi ini adalah menggunakan teori SWOT dari Rangkuti yang menjelaskan bahwa strategi pemerintahan daerah dilihat pada 4 (empat) aspek yaitu kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Metode : Penelitian ini menggunakan metode campuran kualitatif kuantitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuisioner. Teknik penentuan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan informan terdiri dari beberapa masyarakat dan beberapa pimpinan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magetan. Hasil/Temuan : Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa strategi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dalam pengembangan wisata Telaga Sarangan adalah memaksimalkan potensi wisata dengan memanfaatkan peluang yang ada, namun masih ada yang kendala seperti : tidak kondusifnya area sekitar wisata Telaga Sarangan dan kurangnya kesadaran masyarakat. Kesimpulan : Kebijakan pemerintah yang kurang terasa dampaknya, dan telah kemukakan beberapa upaya seperti : green and smart tourism, brand magetan kota wisata, pemasaran digital, pemanfaatan shuttle bus.