=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195091 =005 20260410123603 =035 ##$$a 0010-0426000236 =245 1#$$a STRATEGI DINAS KETENAGAKERJAAN DAN TRANSMIGRASI DALAM PENGAWASAN DAN PERLINDUNGAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT /$c Azizul Ashari =100 #$$a Azizul Ashari =300 ##$$a 17 : $b ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15498 =700 #$$a Joko Moersito =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 331.6259 865 15 =084 ##$$a 331.6259 865 15 AZI s =650 #4$$a Tenaga Kerja Asing, Pekerja Asing, Buruh Asing =520 ##$$a Latar Belakang : Penulis berfokus pada permasalahan yaitu Permasalahan yang sering terjadi dalam Pengawasan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia di Kabupaten Lombok Timur diantaranya yaitu masih terdapat calo tanpa prosedur yang resmi yang menyebabkan banyaknya PMI ilegal. Tujuan : mengetahui kendala yang dihadapi dalam pengawasan dan perlindungan pekerja migran Indonesia dan bagaimana strategi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Lombok Timur dalam melakukan pengawasan dan perlindungan pekerja migran. Metode : Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metodedeskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif untuk memberikan gambaran fakta serta data yang terjadi dilapangan melalui Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan snowball sampling, sedangkan validasi data menggunakan triangulasi data dan Teknik analisis data yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini menunjukana bahwa Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Lombok Timur dalam pengawasan dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia di Kabupaten Lombok Timur sudah baik namun belum optimal. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, hasil analisis yang diperoleh peneliti melalui wawancara bahwa strategi Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lombok Timur dalam melakukan pengawasan dan perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia sudah baik namun belum optimal, hal tersebut dapat dilihat dari dimensi pengamatan lingkungan, formulasi strategi, dimensi implementasi strategi serta evaluasi dan kontrol