=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195101 =005 20260410020300 =035 ##$$a 0010-0426000246 =245 1#$$a ANALISIS METODE TAM (TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL) DALAM APLIKASI LAPOR DI KABUPATEN BEKASI : $b Studi Kasus : Kecamatan Tambun Selatan /$c Widya Aurellia Devitasari =100 #$$a Widya Aurellia Devitasari =300 ##$$a 14 : $b ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14224 =700 #$$a Dedhy Guntoro =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 351.598 242 1 =084 ##$$a 351.598 242 1 WID a =650 #4$$a Administrasi Publik =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang: Kurangnya kualitas pelayanan publik di Indonesia mendorong pemerintah untuk meningkatkan kualitas tersebut melalui perkembangan teknologi informasi salah satunya pada pelayanan pengaduan masyarakat secara online. Pemerintah Kabupaten Bekasi telah menerapkan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N LAPOR) yang dikelola oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerimaan teknologi aplikasi LAPOR dengan metode TAM (Technology Acceptance Model) pada masyarakat Kecamatan Tambun Selatan. Metode: Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan studi kasus pada masyarakat Kecamatan Tambun Selatan sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan metode survei, dengan menggunakan kuisioner. Teknik analisis data dengan menggunakan IBM SPSS 25. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dua hipotesis yang tidak terdukung, yaitu hipotesis persepsi kemudahan dan persepsi kegunaan penggunaan teknologi terhadap sikap penggunaan teknologi terkait penggunaan aplikasi LAPOR, dan hipotesis persepsi kegunaan pengguna, pengaruh minat perilaku dan persepsi kemudahan terhadap penggunaan teknologi sesungguhnya terkait penggunaan aplikasi LAPOR. Kesimpulan: Semua variabel saling mempengaruhi antara persepsi kemudahan penggunaan, persepsi kegunaan pengguna, sikap penggunaan teknologi, minat perilaku, dan penggunaan teknologi sesungguhnya.