=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195102 =005 20260410020922 =035 ##$$a 0010-0426000247 =245 1#$$a IMPLEMENTASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA DI DESA KARANG JAYA KABUPATEN REJANG LEBONG PROVINSI BENGKULU /$c Ario Amanda =100 #$$a Ario Amanda =300 ##$$a 10 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13021 =700 #$$a Sarwani =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 336.013 598 173 3 =084 ##$$a 336.013 598 173 3 ARI i =650 #4$$a Keuangan Negara di Provinsi atau Daerah Tertentu di Indonesia =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Dana Desa saat ini memberikan kedudukan yang sangat stategis bagi desa,dengan besaran dana desa yang di terima setiap desa sehingga menjadi penting untuk melihat bagaimana pengelolaan dana desa itu sehingga memberikan implikasi kepada peningkatan pendapatan asli desa di di Desa Karang Jaya,Kabupaten Rejang Lebong,Provinsi Bengkulu Tujuan : tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Implementasi Pengelolaan Dana Desa Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa di Desa Karang Jaya Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu serta dilihat dari faktor pendukung dan faktor penghambat dan upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan implementasi. Metode: menggunakan metode penelitian yaitu Deskriptif Kualitatif. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Pengelolaan Dana Desa di Desa Karang Jaya Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu secara umum sudah berjalan cukup baik dan sesuai dengan regulasi yang berlaku,terlihat dari program dan kerjasama yang dilakukan pemerintah desa dalam proses peningkatan pendapatan asli desa melalui dana desa. Serta terdapat faktor pendukung dan faktor pengambat dalam proses Implementasi Pengelolaan Dana Desa di Desa Karang Jaya Kabupaten Rejang Lebong ini. Kesimpulan: Dengan melihat kondisi dilapangan, peneliti menyarankan kepada Pemerintah untuk lebih mengoptimalkan kerjasama dan koordinasi dalam proses pengelolaan dana desa, dan memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk lebih pro aktif dalam peningkatan pendapatan asli desa.