=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195108 =005 20260410062733 =035 ##$$a 0010-0426000253 =245 1#$$a KINERJA APARATUR DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA DALAM PENINGKATAN KUALITAS APARATUR DESA DI KABUPATEN INDRAGIRI HULU PROVINSI RIAU /$c Putri Own Nuved Delaveno =100 #$$a Putri Own Nuved Delaveno =300 ##$$a 15 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15184 =700 #$$a Wirman Syafri =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 352.655 981 4 =084 ##$$a 352.655 981 4 PUT k =650 #4$$a Kinerja aparatur pemerintah =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian berfokus kepada kinerja aparatur Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa dalam peningkatan kualitas aparatur desa di Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau yang masih memiliki beberapa kendala. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kinerja aparatur Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa dalam peningkatan kualitas aparatur desa di Kabupaten Indragiri Hulu, mengetahui hambatan kinerja aparatur Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa dalam peningkatan kualitas aparatur desa di Kabupaten Indragiri Hulu dan upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan yang terjadi. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, paparan data, dan penarikan kesimpulan. Untuk mengetahui kinerja aparatur Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa dalam peningkatan kualitas aparatur desa di Kabupaten Indragiri Hulu menggunakan teori aspek kinerja menurut T.R Mitchell yang menyatakan bahwa aspek kinerja dapat diukur melalui 5 (lima) dimensi, yaitu kualitas, ketepatan waktu, inisiatif, kemampuan, dan komunikasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten lndragiri Hulu sudah berjalan dengan baik, meski belum maksimal. Kesimpulan: Pelaksanaan tugas cukup memuaskan, namun terkendala oleh Perangkat desa yang kurang mendukung. Selain itu, kinerja Aparatur terhambat oleh Aparatur. lnisiatif aparat memuaskan, tetapi tidak optimal karena tindakan atau solusi yang ditawarkan untuk masalah tidak bisa permanen. Komunikasi internal dan eksternal antar Perangkat DPMD telah berjalan dengan baik. Upaya dalam mengatasi hambatan adalah melakukan pengawasan terhadap reshuffle perangkat desa, meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan sumber daya manusia yang disediakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten lndragiri Hulu, serta optimalisasi dan perluasan sarana dan prasarana di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten lndragiri Hulu dalam rangka meningkatkan masyarakat dalam meningkatkan standar perangkat desa.