=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195109 =005 20260410063351 =035 ##$$a 0010-0426000254 =245 1#$$a STRATEGI DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA DALAM PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA DI KABUPATEN TULUNGAGUNG : $b Studi pada Objek Wisata Pantai di Kabupaten Tulungagung /$c Aurellia Nanda Aishela =100 #$$a Aurellia Nanda Aishela =300 ##$$a 12 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14947 =700 #$$a Dedi Kusmana =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 352.65598 14 =084 ##$$a 352.65598 14 AUR s =650 #4$$a Evaluasi =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Kabupaten Tulungagung Merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang memiliki keindahan alam dan juga memiliki banyak tempat wisata yang mendukung perkembangan pariwisata. Tulungagung yang dikenal sebagai kota marmer memiliki keragaman pemandangan alam, objek wisata, kekayaan seni dan budaya, serta adat tradisi. Tulungagung telah berubah wajah menjadi kota tujuan wisatawan lokal maupun asing karena terus berbenah diri dengan menggali potensi yang ada. Mulai dari potensi alam, sosial- budaya dan tradisi, hingga potensi sumber daya manusia (SDM). Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang dilakukanDinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagunguntukmengembangkan destinasi wisata dengan menggunakan teori WheelenHunger melalui 4 (empat) dimensi yaitu pengamatan lingkungan, perumusan strategi, implementasi strategi, serta evaluasi dan pengendalian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan yaitu dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode:Teknik analisis data yang penulis gunakan yaitu dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Strategi Dinas Kebudayaan dan PariwisatadalamPengembangan Destinasi Wisata di Kabupaten Tulungagung sudahcukupbaik dalam mengembangkan destinasi wisata. Adapun hambatandalampengembangan destinasi yaitu minimnya kesadaran masyarakat, keterbatasan anggaran, dan promosi yang belum maksimal. Adapun Yang dilakukan oleh aparatur Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung yaitu dengan memberikan sosialiasi kepada masyarakat, melakukan penyusunan rencana kerja anggaran, meningkatkan pemasaran. Kesimpulan: Pemberian sosialisasi kepada masyarakat bertujuan untuk menambah kesadaran masyarakat akan lingkungan sekitar, penyusunan Rencana Kerja Anggaran (RKA) ini bertujuan untuk merencanakan anggaran di masa yang akan datang, dan peningkatan pemasaran bertujuan untuk mempromosikan destinasi wisata agar semakin diketahui oleh masyarakat.