=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195143 =005 20260410091928 =035 ##$$a 0010-0426000288 =245 1#$$a EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI PEMERINTAHAN DAERAH (SIPD) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DI KABUPATEN SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH /$c Putri Pandan Wangi =100 #$$a Putri Pandan Wangi =300 ##$$a 9 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13668 =700 #$$a Asep Hendra =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 336.025 982 651 =084 ##$$a 336.025 982 651 PUT e =650 #4$$a Pendapatan asli daerah =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada permasalahan berupa minimnya kesiapan sumber daya manusia sebagai pengelola SIPD, proses penatausahaan yang belum berjalan maksimal serta ketersediaan perangkat lunak (software) yang belum sempurna dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan pemerintah daerah melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengindentifikasi sejauh mana efektivitas Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan pemerintah daerah di Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif terhadap efektivitas sistem informasi berbasis komputer menurut Teori Kenneth C. Laudon & Jane P. Laudon. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara (8 informan), observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) yang digunakan belum efektif sehingga dalam pelaporannya harus menggunakan sistem pendukung atau double system yakni dengan menggunakan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPD) untuk memback up datanya. Kesimpulan: Efektivitas Sistem Informasi Pemerintahan Daerah dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) di Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah belum efektif karena masih ditemukan beberapa kendala terutama pada indikator sumber daya manusia, proses, jaringan dan telekomunikasi serta ketersediaan perangkat lunak (software) yang belum memadai. Adapun upaya untuk meningkatkan pengelolaan keuangan berbasis sistem melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) ini yaitu melaksanakan bimbingan teknis dengan Kementerian Dalam Negeri serta pemerintah daerah lainnya, menggunakan sistem pendamping untuk melahirkan laporan keuangan dan menambah kapasitas jaringan di sekitar lingkungan Badan Keuangan Daerah (BKUD) Kabupaten Semarang.