=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195151 =005 20260410010657 =035 ##$$a 0010-0426000296 =245 1#$$a STRATEGI PEMBINAAN JABATAN FUNGSIONAL PASCA PENGHAPUSAN JABATAN STRUKTURAL ESELON III DAN IV PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN TUBAN /$c Bagus Fabishadow Lusmono =100 #$$a Bagus Fabishadow Lusmono =300 ##$$a 17 : $b ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16035 =700 #$$a Azharisman Rozie =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 352.630 959 828 42 =084 ##$$a 352.630 959 828 42 BAG s =650 #4$$a Pegawai Negri Sipil =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Rencana besar yang dilakukan Presiden adalah menyederhanakan birokrasi dalam skala besar. Berbagai prosedur di birokrasi yang dianggap terlalu lama melakukan pemangkasan jabatan. Posisi yang dipangkas adalah jabatan struktural eselon III dan IV. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi pembinaan, faktor penghambat pembinaan, dan upaya yang dilakukan dalam pembinaan jabatan fungsional pasca penghapusan jabatan struktural eselon III dan IV pada BKPSDM Kabupaten Tuban. Teori: Penelitian ini menggunakan teori Koteen dengan dimensi Strategi Organisasi, Strategi Program, Strategi Pendukung Sumber Daya, dan Strategi Kelembagaan. Metode: Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif, dengan teknik triangulasi data. Hasil/Temuan: Hasil penelitian disimpulkan bahwa pembinaan jabatan fungsional pasca penghapusan jabatan struktural eselon III dan IV belum maksimal. Hambatannya yaitu pada budaya kerja pejabat fungsional baru dan anggaran yang belum maksimal realisasinya. Upaya yang dilakukan yaitu peningkatan motivasi pegawai dan pemaksimalan anggaran yang telah ditetapkan.