=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195184 =005 20260413090427 =035 ##$$a 0010-0426000329 =245 1#$$a STRATEGI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DALAM MITIGASI BENCANA BANJIR DI KABUPATEN ACEH TAMIANG PROVINSI ACEH /$c Alde Fitrianda =100 #$$a Alde Fitrianda =300 ##$$a 12 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16160 =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 627.459 811 73 =084 ##$$a 627.459 811 73 ALD s =650 #4$$a Penanggulangan banjir =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang: Penelitian ini dilatar belakangi oleh kejadian bencana banjir yang sangat rentan terjadi di wilayah Indonesia, tidak terkecuali di Kabupaten Aceh Tamiang. Sebagai daerah yang memiliki potensi banjir yang tinggi, diperlukan adanya BPBD Kabupaten Aceh Tamiang sebagai badan yang bertindak dalam persiapan menghadapi bencana banjir dan cepat tanggap terhadap bencana banjir agar dampak resiko yang dihasilkan oleh bencana banjir dapat diminimalisir. Upaya pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menangani bencana banjir melalui BPBD Kabupaten Aceh Tamiang salah satunya dengan merumuskan strategi mitigasi bencana banjir, dengan mitigasi ini diharapkan pihak BPBD Kabupaten Aceh Tamiang mampu melaksanakan pencegahan serta kesiapsiagaan bencana banjir yang terjadi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mitigasi yang saat ini dilakukan BPBD Aceh Tamiang dalam mengantisipasi dan mencegah permasalahan bencana banjir serta untuk mengetahui upaya yang telah dilakukan. Peneilitian ini juga bertujuan untuk merumuskan strategi mitigasi bencana banjir BPBD Kabupaten Aceh Tamiang. Metode: Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi, kemudian dilakukan keabsahaan data yang diperoleh dengan triangulasi serta menggunakan teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data yang selanjutnya dapat ditarik kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan upaya penanggulangan bencana banjir yang dilakukan BPBD Kabupaten Aceh Tamiang yakni meningkatkan kompetensi tenaga kerja BPBD, melakukan pemeliharaan sarana dan pra sarana dan juga melakukan koordinasi dengan OPD terkait. Faktor penghambat dalam mitigasi ini yakni sarana dan pra sarana yang terbatas, jumlah personil yang minim, serta kurangnya pemahaman masyarakat untuk menjaga lingkungan. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan mampu disimpulkan bahwa strategi yang tepat bagi BPBD Kabupaten Aceh Tamiang dalam mitigasi bencana banjir adalah mengoptimalkan SDM yang ada, menggencarkan sosialisasi pada masyarakat, meningkatkan kerja sama dengan OPD terkait, serta melakukan pemeliharaan terhadap sarana dan pra sarana untuk dapat dioperasikan secara baik dan mengoptimalkan anggaran untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat untuk menjaga kelestarian alam.