=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195225 =005 20260413101335 =035 ##$$a 0010-0426000370 =245 1#$$a IMPLEMENTASI PENGELOLAAN PERSANDIAN DALAM RANGKA KEAMANAN INFORMASI DI DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA MADIUN /$c Archan Rismananda =100 #$$a Archan Rismananda =300 ##$$a 11 : $b ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/12934 =700 #$$a Dedhy Guntoro =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 004.859 828 32 =084 ##$$a 004.859 828 32 ARC i =650 #4$$a Keamanan informasi =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Dasar terciptanya penelitian ini adalah kebocoran data di lingkungan pemerintah, salah satu sistem keamanan informasi yang mengalami kebocoran dijaga dengan menggunakan persandian. Persandian adalah kegiatan pengamanan data/informasi yang dilakukan dengan menggunakan prinsip, teori, seni, dan ilmu kripto, serta ilmu pendukung lainnya, 2 secara sistematis, metodis, dan konsisten, serta terikat pada persandian. Persandian adalah salah satu hal wajib yang tidak terkait dengan layanan mendasar. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengumpulkan informasi dan mendeskripsikan bagaimana implementtasi persandian dalam menjaga keamanan informasi, serta menilai kesiapan Dinas Komunikasi dan Informatika dalam mengimplementasikan keamanan informasi dengan menggunakan Indeks KAMl 4.2 di Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun. Metode: Dalam penelitian ini menggunakan teori Implementasi Edward III serta dipadukan dengan menggunakan Indeks KAMI 4.2 sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui penelitian kualitatif dengan metode deskriptif induktif yang meliputi pendekatan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pendekatan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil/Temuan: menggunakan teori implementasi Edward III diperoleh situasi dilapangan yang dalam pengelolaan persandian telah dilakukan dengan baik hal ini ditunjukkan dari mulai segi komunikasi yang telah dijalankan dengan baik, sumber daya yang ada telah optimal, disposisi yang telah dilakukan dengan baik, dan pengangkatan birokrat yang sudah tepat. Ditunjang juga dalam penilaian menggunakan Indeks KAMI 4.2 diperoleh nilai yang tinggi. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti maka diperoleh bahwa dalam pengelolaan persandian telah mengikuti SOP dan standar yang ada. Hal ini dapat dilihat dari sertifikat ISO 27001:2013 yang telah dimiliki serta hasil Indeks KAMI yaitu 624 yang masuk dalam tingkat kesiapan pengelolaan persandian memiliki tingkat yang “Baik”.