=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195242 =005 20260413114703 =035 ##$$a 0010-0426000387 =245 1#$$a PERANAN DINAS PERTANIAN DALAM PENGEMBANGAN KOMODITAS KOPI ARABIKA TIOM DI DISTRIK TIOM KABUPATEN LANNY JAYA PROVINSI PAPUA PEGUNUNGGAN /$c Lori Wanimbo =100 #$$a Lori Wanimbo =300 ##$$a 7 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13760 =700 #$$a Muhammad Faisal =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 633.735 988 1 =084 ##$$a 633.735 988 1 LOR p =650 #4$$a Tanaman perkebunan kopi =520 ##$$a Permasalahan Statement/Background (GAP): Pertanian Kopi merupakan salah satu jenis tanaman perkebunan yang komoditas ekspor unggulan yang dikembangkan di Indonesia karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi di pasaran dunia, permintaan kopi Indonesia dari waktukewaktu terus meningkat sehingga diusahakan penanamannya di Indonesia. Tujuan: Mendeskripsikan Pengembangan Komoditas Kopi Arabika Tiom Oleh Dinas Pertanian Kabupaten Lanny Jaya. Metode: yang digunakan dalam penelitian ini adalan kualitatif deskripsif. Data yang diperoleh Melalui Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan analisis data kualitatif dengan metode deskripsif dan pendekatan deduktif. Tahapan analisis data dilakukan dengan mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan terhadap apa yang dapat dilapangan. Hasil Pengamatan: Pada pengembangan komoditas kopi arabika tiom berdasarkan hasil pengamatan peranan Dinas Pertanian belum berhasil untuk menjalankan Hak dan Kewajibanya dalam menyediakan fasilitas, anggaran, modal usaha, dan kurangya kerja sama untuk pengembangan Komoditas Kopi Arabika, Kopi Arabika ini memiliki potensi perkebunan yangbaik untuk meninkatkan perekonomian pateni kopi Tiom dalam hal nya pemesan, penjualan maka perlunya selalu ada peratian Dinas untuk dikembangkann. Penelitian ini. Kesimpulan: Penelitian ini menggunakan Teori Peranan Soekanto (2002) dengan dimensi Hak dan kewajiban dan Teori Pengembangan Menurut FDCL dalam Zubaedi: peranan dinas pertanian Belum membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan komoditi petani kopiAdapun saran peneliti yaitu Pemerintah Dinas Pertanian harus selalu menjalin kerja sama memberikan sosilalisasi, penyuluhan, fasilitas kebutuan petani kopi, membantu modal usaha dan membangun pabrik kopi.