=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195251 =005 20260413120834 =035 ##$$a 0010-0426000396 =245 1#$$a IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBANGUNAN KELUARGA KEPENDUDUKAN DAN KELUARGA BERENCANA (BANGGA KENCANA) DALAM PROSES PERCEPATAN PENURUNAN ANGKA STUNTING DI KABUPATEN JAYAPURA /$c FEBY JENIFER S. SOKOY =100 #$$a FEBY JENIFER S. SOKOY =300 ##$$a 15 : $b ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14705 =700 #$$a Gatiningsih =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 363.965 988 173 =084 ##$$a 363.965 988 173 FEB i =650 #4$$a Keluarga berencana =520 ##$$a Latar belakang : Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang berhubungan dengan gizi dikarenakan kurangnya asupan gizi sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan anak. Program Bangga Kencana adalah salah satu program yang diselenggaran untuk menurunkan angka stunting di Indonesia. Jumlah stunting di Kabupaten Jayapura masih tinggi sehingga Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Jayapura menyelenggarakan beberapa program untuk mempercepat penurunan angka stunting salah satunya yaitu Program Bangga Kencana. Tujuan Melalui Program Bangga Kencana ini pemerintah dalam hal ini Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Jayapura bisa berperan aktif dalam penurunan angka stunting di Kabupaten Jayapura terutama di beberapa distrik yang jaraknya jauh dari pusat kota dan akses jalan yang kurang memadai. Metode Teknik Pengambilan data pada skripsi ini yaitu menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif, untuk menentukan informan peneliti menggunakan teknik purposive sampling, dalam penelitian ini peneliti berperan sebagai instrumen penelitian dan pedoman wawancara, tape recorder serta kamera sebagai penunjang penelitian degan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan menurut Miles dan Huberman (2014:20) yaitu reduksi data lalu penyajian data dan kemudian penarikan kesimpulan. Hasil Implementasi Program Bangga Kencana di Kabupaten Jayapura oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Jayapura sudah berjalan dengan sangat baik sesuai dengan indikator yang ada, hanya saja masih ada masalah diindikator komunikasi yaitu pada kejelasan informasi karena informasi tentang program Bangga Kencana ini belum sampai kepada pihak Distrik maupun Puskesmas tetapi dinas sudah melakukan sosialisasi langsung ke Kampung dan juga pada indikator Sumber Daya Manusia yang mana staf lapangan pada Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Jayapura masih kurang, jika hal ini dibiarkan berlanjut dapat menjadi penghambat keberhasilan program Bangga Kencana dalam proses penururnan angka stunting di Kabupaten Jayapura. Kesimpulan : Impleimeintasi Program Bangga Kencana di Kabupatein Jayapura oleih Dinas Peingeindalian Peinduduk dan Keiluarga Beireincana sudah beirjalan deingan sangat baik seisuai deingan indikator yang ada, hanya saja masih ada masalah diindikator komunikasi yaitu pada keijeilasan informasi kareina informasi teintang program Bangga Keincana ini beilum sampai keipada pihak Distrik maupun dan juga pada indikator Sumbeir Daya Manusia yang mana staf lapangan pada Dinas Peingeindalian Peinduduk dan Keiluarga Beireincana Kabupatein Jayapura masih kurang. Hambatan-hambatan yang diteimui yaitu yang peirtama anggaran yang masih kurang untuk peilaksanaan program dan peimeinuhan sarana prasarana yang dibutuhkan, yang kedua sumbeir daya manusia dalam hal ini staf dilapangan yang masih kurang dan yang terakhir keisadaran pada beibeirapa masyarakat seindiri teintang bahaya stunting masih kurang. Upaya-upaya yang dilakukan oleih Dinas Peingeindalian Peinduduk dan Keiluarga Beireincana Kabupatein Jayapura yaitu Meiningkatkan jumlah dan kualitas Sumbeir Daya Manusia, Meingalokasikan dana untuk sarana dan prasaran yang masih kurang, Meingajukan anggaran meinunjang keibeirhasilan program, dan Sosialisasi