=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195261 =005 20260413011139 =035 ##$$a 0010-0426000406 =245 1#$$a OPTIMALISASI PENGELOLAAN ASET TETAP GEDUNG DAN BANGUNAN DAERAH UNTUK PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN BENGKULU UTARA PROVINSI BENGKULU /$c Rizky Adi Pratama =100 #$$a Rizky Adi Pratama =300 ##$$a 8 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/16198 =700 #$$a Tun Huseno =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 336.025 981 711 =084 ##$$a 336.025 981 711 RIZ o =600 #4$$a Pendapatan asli daerah =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Dasar terciptanya penelitian ini adalah adanya beberapa daerah yang belum mendapatkan pemberitahuan WTP dari BPK, hal ini disebabkan banyak faktor yang membuat daerah tersebut tidak dapat menerima pemberitahuan WTP dari BPK dikarenakan kurangnya pengelolaan baik harta benda, harta benda daerah. Tujuan: penelitian ini adalah untuk mengetahui pengoptimalisasian,faktor penghambat,upaya yang dilakukan untuk mengatasi faktor penghambat dalam optimalisasi pengelolaan aset tetap Gedung dan bangunan daerah untuk peningkatan pendapatan asli daerah kabupaten Bengkulu utara Metode: Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan wawancara langsung dengan pihak-pihak yang terkait. Metode analisis yang digunakan adalah dengan metode deskriptif. Hasil/Temuan: Diperoleh hasil bahwa pengelolaan aset atas gedung dan banguhan pemerintah kabupaten Bengkulu utara belum berjalan dengan baik dapat terlihat dari data pemanfaatan aset yang didapat masih belum jelas pelaksanaannya dalam menunjang PAD. Hal ini dibuktikan dengan pencatatan realisasi anggaran yang kosong atau tidak jelas datanya dan tidak adanya aturan dalam penetapan harga sewa atas aset gedung bangunan yang dimiliki oleh pemerintah kabupaten Bengkulu Utara upaya yang dilakukan harus dilaksanakan guna pemanfaatan yang dilakukan di Kabupaten Bengkulu Utara dapat dilaksanakan secara optimal membantu pendapatan asli daerah. Kesimpulan: Bengkulu Utara diibaratkan mengajukan usulan standar tarif sewa gedung kepada bupati dan menerapkan pemanfaatan yang optimal agar tidak ada aset yang dimiliki terbengkalai dan dapat membantu pendapatan asli daerah serta penambahan formasi personel untuk membantu di bidang pengelolaan dan pengelolaan BMD. Meningkatkan kompetensi personel manajemen yang ditetapkan melalui pendidikan dan pelatihan.