=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195263 =005 20260413013528 =035 ##$$a 0010-0426000408 =245 1#$$a KESIAPSIAGAAN BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH TERHADAP BENCANA GEMPA BUMI DI KABUPATEN MAJENE PROVINSI SULAWESI BARAT /$c Muh. Ikram =100 #$$a Muh. Ikram =300 ##$$a 10 : $b ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14450 =700 #$$a Rusmini =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 363.349 598 463 1 =084 ##$$a 363.349 598 463 1 MUH k =650 #4$$a Gempa bumi =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari bawah permukaan secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bertanggung jawab dalam penanggulangan bercana tersebut yang memiliki tugas pokok dan fungsi dalam penanggulangan terhadap segala jenis potensi bencana, Untuk Kabupaten Majene sering mengalami gempa bumi tidak menutup kemungkinan di masa yang akan datang akan terulang kembali, maka penting bagi penduduk Kabupaten Majene untuk mewaspadai potensi Bahaya bencana yang sering terjadi. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kesiapsiagaan badan penanggulangan bencana daerah terhadap bencana gempa buni di Kabupaten Majene Sulawesi Barat. Metode: Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian kualitatif memiliki berbagai jenis dalam pendekatan, seperti pendekatan deskriptif, verifikasi, dan historis. Dari berbagai jenis pendekatan tersebut, penelitian kualitatif deskriptif bertujuan untuk memberi gambaran suatu permasalahan yang ada. Hasil/Temuan: Kesimpulan dari penelitian menunjukkan beberapa hambatan dalam proses penelitian yaitu kurangnya sarana prasarana, terbatasnya anggaran, dan perlu ditingkatkan lagi untuk kesiapsiagaannya dalam menangani bencana gempa bumi maka akan semakin siap dalam bertindak cepat, tepat serta efektif dan efisien. Kesimpulan: Upaya yang dilakukan BPBD dalam mengatasi permasalahan dan hambatan yang ada seperti melaksanakan program pelatihan simulasi kebencanaan dan Desa tanggu Bencana, serta Tim Reaksi Cepat, untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana gempa bumi di Kabupaten Majene.