=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195296 =005 20260413075600 =035 ##$$a 0010-0426000441 =245 1#$$a PENGEMBANGAN WISATA RELIGI SITUS MASJID AGUNG BANTEN DI KOTA SERANG OLEH DINAS PARIWISATA PROVINSI BANTEN /$c Muhammad Reyhan Shidqi Alana =100 #$$a Muhammad Reyhan Shidqi Alana =300 ##$$a 16 : $b ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15145 =700 #$$a Dyah Poespita =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 352.160 959 823 32 =084 ##$$a 352.160 959 823 32 MUH p =650 #4$$a Administrasi Pemerintah Kota =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Sejak adanya virus covid-19 yang berdampak pada menurunnya jumlah wisatawan yang datang ke Provinsi Banten. Berdasarkan data yang diperoleh menunjukan bahwa jumlah wisatawan di Provinsi Banten selama lima tahun berturut-turut mulai tahun 2016 sampai dengan tahun 2020 berfluktuatif dengan jumlah wisatawan terbanyak pada tahun 2017 sebanyak 22.892.454 jiwa dan terendah pada tahun 2018 jumlah pengunjung 18.309.143 jiwa. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengembangan Wisata Religi Situs Masjid Agung Banten Di Kota Serang Oleh Dinas Pariwisata Provinsi Banten. Metode: Desain penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan deduktif dengan menggunakan teori oleh Cooper tentang empat komponen utama destinasi pariwisata yaitu atraksi, fasilitas, aksesibilitas, dan pelayanan tambahan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian ini yaitu pengembangan pariwisata Religi Situs Masjid Agung dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar baik bagi pelaku usaha dan juga wisatawan. Namun dalam upaya pengembangan pariwisata religi Situs Masjid Agung Banten di Kota Serang memiliki beberapa faktor kendala diantaranya kurangnya kualitas fasilitas dan kurangnya partisipasi masyarakat. Pemerintah Daerah dalam mengembangkan Situs Masjid Agung Banten yaitu dengan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia, Peningkatan kuantitas dan kualitas sarana prasarana dan Peningkatan partisipasi masyarakat. Kesimpulan: Dengan melihat kondisi dilapangan, peneliti menyarankan kepada Pemerintah Dinas Provinsi Banten untuk meningkatkan kontribusi dalam pengembangan wisata religi dengan memanfaatkan berbagai komponen yang telah tersedia di kawasan Situs Masjid Agung Banten, dan juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia.