=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195318 =005 20260414082411 =035 ##$$a 0010-0426000463 =245 1#$$a EFEKTIVITAS KOMUNIKASI MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DAN FACEBOOK DALAM PENYEBARAN INFORMASI PUBLIK PADA DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN BUTON TENGAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA /$c Fitri Sumiarsi Mobo =100 #$$a Fitri Sumiarsi Mobo =300 ##$$a 15 : $b ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14239 =700 #$$a Megandaru Widhi Kawuryan =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 352.150 959 848 5 =084 ##$$a 352.150 959 848 5 FIT e =650 #4$$a Administrasi Pemerintah Daerah =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Perkembangan Revolusi Industri 4.0 negara Indonesia dituntut melaksanakan segala proses pemerintahan secara cepat dan tepat dengan mengandalkan teknologi baik dari masyarakat hingga pemerintahan. Selain itu juga pemerintah dituntut untuk memanfaatkan teknologi dalam proses pemerintahan salah satunya dengan memanfaatkan teknologi dalam penyampaian informasi. Untuk mewujudkan tujuan tersebut Dinas Komunikasi dan Informatik Kabupaten Buton Tengah sebagai salah satu Organisasi Perangkat Daerah yang memanfaatkan media sosial sebagai media penyampaian informasi. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Media Sosial Dalam Penyampaian Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Buton Tengah, dengan menggunakan teori Efektivitas Komunikasi dari Hardjana (2000). Metode: Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan induktif. Teknik Pengumpulan Data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Mengetahui faktor-faktor penghambat kinerja pegawai, dan upaya mengatasi hambatan dalam meningkatkan kinerja pegawai. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukan bahwa Penyampaian informasi publik melalui media sosial bisa di katakan sudah efektif karena dinilai sudah sesuai dengan standar pelayanan yang baik dari segi pemakai, isi pesan, media komunikasi, format pesan, sumber pesan, ketepatan waktu Akan tetapi masih memiliki beberapa hambatan yaitu Sumber daya aparatur yang dimiliki dan kualitas sumber daya manusia yang masih kurang, Jarak dan waktu, Sarana dan Prasarana yang masih kurang. Kesimpulan: Penyampaian informasi publik melalui media sosial bisa di katakan sudah efektif karena dinilai sudah sesuai denga standar pelayanan yang baik dari segi pemakai, isi pesan, media komunikasi, format pesan, sumber pesan, ketepatan waktu. Adapun faktor penghambat yang terdapat dalam proses penyampaian informasi publik melalui media sosial yang di alam Diskominfo Kabupaten Buton Tengah yaitu Sumber daya aparatur yang dimiliki masih kurang, Masalah jarak dan waktu, Sarana dan prasarana belum cukup memadai, Kegiatan yang bersifat Insidental.