=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195330 =005 20260414085518 =035 ##$$a 0010-0426000475 =245 1#$$a IMPLEMENTASI PROGRAM UMKM JUARA DALAM MENINGKATKAN KELAS USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) DI KOTA SUKABUMI PROVINSI JAWA BARAT /$c Dacep Lukmanul Hakim =100 #$$a Dacep Lukmanul Hakim =300 ##$$a 8 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15419 =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 338.642 598 241 5 =084 ##$$a 338.642 598 241 5 DAC i =650 #4$$a Usaha Mikro Kecil =520 ##$$a Latar Belakang : Peneliti berfokus pada permasalahan pada program pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Sukabumi yang dirasa belum dapat maksimal dalam mencapai tujuan program untuk menjadikan UMKM naik kelas. Hal ini dapat di atasi dengan pemetaan implementasi program dan evaluasi secara berkala dalam pengembangan program terebut. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui keberhasilan implementasi program Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam menaikkan kelas UMKM di Kota Sukabumi, mengetahui faktor penghambat dan upaya Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan dalam mengatasi penghambat implementai program UMKM Juara. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan : Hambatan yang terjadi dalam koordinasi yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan belum maksimalnya pencapaian tujuan dari program UMKM Juara di Kota Sukabumi adalah kurangnya waktu pendampingan dan kurangnya material dan media dalam proses pembimbingan. Kesimpulan : Hasil penelitian ini menunjukkan proses implementasi program UMKM Juara di Kota Sukabumi dalam upaya menaikkan kelas UMKM Juara di Kota Sukabumi dapat dikatakan baik namun masih belum maksimal berdasarkan teori Implementasi Edward III dalam Syafri. Faktor Penghambat yang berasal dari Internal Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan serta faktor Eksternal dari para peserta pembimbingan UMKM Juara. Upaya yang dilakuakan untuk mengatasi faktor penghambat ialah dengan memberikan pemantauan yang berlanjut setelah pelaksanaan proses pembimbingan sehingga para peserta UMKM Juara dapat terus berkembang setelah lepas dari program UMKM Juara tersebut.