=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195355 =005 20260414094612 =035 ##$$a 0010-0426000500 =245 1#$$a COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENGEMBANGAN SMART GOVERNANCE DI KABUPATEN TOBA PROVINSI SUMATERA UTARA /$c Sitorus, K. Risky Hidayat =100 #$$a Sitorus, K. Risky Hidayat =300 ##$$a 12 : $b ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23024 =700 #$$a Afni Nooraini =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 =082 ##$$a 352.485 981 252 =084 ##$$a 352.485 981 252 SIT c =650 #4$$a Anggaran administrasi negara =520 ##$$a Permasalahan (Kesenjangan Penelitian): Nilai indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektonik Kabupaten Toba yang hanya menyentuh nilai 2.16 pada tahun 2023 dan tidak memenuhi nilai indeks minimal yang ditetapkan dan termasuk tujuh terendah dari 28 kabupaten di Sumatera Utara Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan smart governance melalui kolaborasi antara pemangku kepentingan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dekriptif dan analisis menggunakan toeri Collaborative Governance menurut Emerson dan Nabatchi (2015). Teknik pengumpulan data dilakukan wawancara (8 informan), observasi dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis yaitu pada dimensi Dinamika Kolaborasi pada indikator principled engagement, shared motivation dan capacity for joint action sudah menunjukkan adanya kesamaan tujuan dan komitmen yang baik antar pemerintah, swasta dan masyarakat. Dan drivers menunjukkan peran pemimpin yang mendukung dalam pengembangan smart governance walaupun dari segi uncertainty, interdependence dan incentive consequential masih belum optimal. Kesimpulan: Pelaksanaan collaborative governance dalam pengembangan smart governance di Kabupaten Toba sudah baik yang ditujukan dengan naiknya nilai indeks SPBE Kabupaten Toba yang sebelumnya 2.16 pada tahun 2023 menjadi 2,98 pada tahun 2024.