=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195356 =005 20260414094842 =035 ##$$a 0010-0426000501 =245 1#$$a KUALITAS PELAYANAN TERPADU SATU PINTU PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN ACEH TENGAH PROVINSI ACEH /$c RAJA PAHLAWAN =100 #$$a RAJA PAHLAWAN =300 ##$$a 9 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15322 =700 #$$a Mesy Faridah Hendiyani =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 352.150 959 811 31 =084 ##$$a 352.150 959 811 31 RAJ k =650 #4$$a Pemerintah Daerah =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pelayanan publik merupakan suatu upaya kegiatan aktivitas dalam hal untuk memenuhi hak asasi manusia yang sangat perlu dan wajib untuk dipenuhi sebagai pemerintah kepada masyarakat seperti yang tercantum pada Pembukaan Undang – Undang Dasar 1945. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kualitas pelayanan terpadu satu pintu pada DPMPTSP Kabupaten Aceh Tengah dan mendeskripsikan faktor-faktor yang menjadi penghambat serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan terpadu satu pintu pada DPMPTSP Kabupaten Aceh Tengah. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan induktif. Dengan menggunakan teknik sampling ialah probability sampling dengan prosedur snowball sampling untuk menentukan informan, wawancara, dokumentasi dan observasi untuk pengumpulan data dan teknik analisis data dilaksanakan melalui cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: pelayanan dapat disimpulkan bahwa belum dikatakan baik dengan penjelasan data : 1) Tangible (Bentuk Fisik) dimana sarana dan prasarana yang ada pada DPMPTSP Kabupaten Aceh Tengah masih perlu untuk dibenahi dalam artian ditambah sesuai dengan yang dibutuhkan oleh dinas termasuk juga seperti peralatan pada ruang pelayanan; 2) Reability (Kehandalan) yakni keahlian dan ketelitian petugas pada DPMPTSP dalam melayani masyarakat dapat dikatakan sudah baik; 3) Resposiveness (Daya Tanggap) yakni daya tanggap petugas DPMPTSP Kabupaten Aceh Tengah dalam memberikan pelayanan sudah berjalan cukup baik; 4) Assurance (Jaminan) dapat dikatakan sudah cukup baik karena petugas yang ada pada DPMPTSP Kabupaten Aceh Tengah dalam hal kemampuan dapat dikatakan cukup baik dalam melayani masyarakat; 5) Empathy (Empati) yang dimiliki petugas DPMPTSP Kabupaten Aceh Tengah dalam mengutamakan kepentingan masyarakat masih belum berjalan dengan baik karena masih terdapat beberapa petugas yang belum bersikap adil dalam memberikan pelayanan. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang ditampilkan pada bab sebelumnya tentang Kualitas Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu di Kabupaten Aceh Tengah dengan menggunakan 5 indikator kualitas pelayanan yang dikemukakan oleh Parasuraman dkk (Hardiansyah, 2011:46-47).