=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195376 =005 20260414101931 =035 ##$$a 0010-0426000521 =245 1#$$a IMPLEMENTASI PROGRAM PENINGKATAN PERLINDUNGAN DAN KOMPETENSI CALON PEKERJA MIGRAN INDONESIA OLEH DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN LOMBOK TIMUR PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT /$c Moh. Zainuddin Akbar =100 #$$a Moh. Zainuddin Akbar =300 ##$$a 10 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14414 =700 #$$a Pratiwi Nurhascaryani =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 331.625 598 65 =084 ##$$a 331.625 598 65 MOH i =650 #4$$a Tenaga kerja imigran =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Lombok Timur menjadi Kabupaten penyumbang PMI terbesar di Nusa Tenggara Barat akan tetapi kerap terjadi permasalahan pada PMI asal daerah Kabupaten Lombok Timur yang bekerja di luar negeri bahkan ditemukan juga banyak yang mengalami repatriasi (pemulangan kembali ke negara asal).Permasalahan tersebut membuat Pemda membuat program untuk mengatasinya. Tetapi dalam melaksanakan program terdapat beberapa kendala yakni anggaran yang belum cukup, permasalahan adminduk dari Pendaftar CPMI, dan pola pikir masyarakat yang serba instan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi serta deskripsi dari implementasi Program Peningkatan Perlindungan Dan CPMI Oleh Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Lombok Timur. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil/Temuan: Masih terdapat kendala dalam pelaksanaan program, upaya yang dilakukan adalah melaksanakan Rakor bagi para PJTKI, menyusun relawan berupa kader pemuda di tiap desa, melakukan sosialisasi bursa kerja , serta menitipkan informasi PMI ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Kesimpulan: program telah berjalan namun masih terdapat beberapa kendala, peneliti menyarankan peningkatan sasaran sosialisasi dengan memanfaatkan media sosial, mendorong peran aktif KBRI dalam operasi rutin, serta memberikan sanksi tegas bagi tekong (calo) ilegal.