=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195446 =005 20260416074441 =035 ##$$a 0010-0426000591 =245 1#$$a KOLABORASI SATUAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT DENGAN PECALANG DALAM PENYELENGGARAAN SISTEM PENGAMANAN TERPADU BERBASIS DESA ADAT DI DESA PEMARON, BULELENG, BALI /$c I Nyoman Tegar Arthadi =100 #$$a I Nyoman Tegar Arthadi =300 ##$$a 16 : $b ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/23312 =700 #$$a Mu’min Ma’ruf =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 =082 ##$$a 363.259 862 12 =084 ##$$a 363.259 862 12 I N k =600 #4$$a Masalah sosial =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Permasalahan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah desa adat menunjukkan adanya kebutuhan akan sinergi antara lembaga formal dan tradisional di Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk Mengidentifikasi dan menganalisis kolaborasi antara Satlinmas dan pecalang dalam pelaksanaan sistem pengamanan terpadu berbasis desa adat di Desa Pemaron Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Metode: enelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta menggunakan teori yang terdiri dari lima dimensi utama. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi telah terjalin cukup baik melalui dialog tatap muka, kepercayaan antar pihak, dan komitmen bersama. Namun, ditemukan beberapa kendala seperti perbedaan kewenangan hukum antara Satlinmas dan Pecalang, serta keterbatasan anggaran dan insentif yang berdampak pada efektivitas kerja merek. Kesimpulan: Kesimpulannya, meskipun kolaborasi telah berjalan dengan prinsip dasar kolaboratif, masih diperlukan dukungan kebijakan dan sumber daya dari pemerintah daerah agar Forum Sipandu Beradat dapat berfungsi secara optimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban berbasis kearifan lokal.