=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195454 =005 20260416053740 =035 ##$$a 0010-0426000599 =245 1#$$a INOVASI PELAYANAN PEMBUATAN AKTA KEMATIAN MELALUI PROGRAM “M PATI” DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA PEKALONGAN /$c Farah Zuhalul Izza =100 #$$a Farah Zuhalul Izza =300 ##$$a 8 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14686 =700 #$$a Gatiningsih =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 353.535 982 633 =084 ##$$a 353.535 982 633 FAR i =650 #4$$a Administrasi Kependudukan =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP):. Penulis berfokus pada permasalahan rendahnya pelaporan akta kematian di Kota Pekalongan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan program “M PATI” di dalam pelayanan pembuatan akta kematian di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pekalongan. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekataninduktif, untuk teknik pengumpulan yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Temuan yang diperoleh penulis dalam penelitian ini yaitu pelayanan penerbitan akta kematian melalui program “M PATI” ini sudah dilaksanakannamun belum berjalan secara maksimal karena masih ditemukan beberapahambatan. Faktor hambatan yang ada yaitu seperti belum semua masyarakat mengetahui mengenai program “M PATI”, masyarakat belum sadar mengenai pentingnya dokumen kependudukan terutama akta kematian, belum seluruh masyarakat paham mengenai teknologi, kesalahan sistem atau server down dan waktu pelaporan tidak tepat waktu. Kesimpulan: Pelaksanaan program “M PATI” dalampelayanan pembuatan akta kematian di Kota Pekalongan sudah baik hal tersebut didukung oleh Kerjasama yang baik dengan berbagai pihak. Penulis menyarankan agar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pekalongan untuk melakukan sosialisasi secara berkala mengenai pentingnya akta kematian, mensosialisasikan program “M PATI” lewat media baik cetak maupun lewat media sosial, memberikanpembekalan mengenai teknologi agar masyarakat tidak gagap teknologi, kemudian melakuakn tinjauan lapangan dan melakukan kerjasama denganpihak lain untuk memperbaiki server.