=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195477 =005 20260417124909 =035 ##$$a 0010-0426000622 =245 1#$$a STRATEGI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH DALAM PENGUATAN KESIAPSIAGAAN PRA BENCANA BANJIR KOTA KENDARI PROVINSI SULAWESI TENGGARA /$c Iqram Rosadi =100 #$$a Iqram Rosadi =300 ##$$a 12 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13509 =700 #$$a Rusmini =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 363.345 984 8 =084 ##$$a 363.345 984 8 IQR s =600 #4$$a Pengamanan dari Bencana =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penulis berfokus pada Kota Kendari yang merupakan wilayah sering terjadi banjir yang disebabkan oleh curah hujan yang tinggi,pasang air laut yang tinggi kemudian disebabkan juga oleh manusia yaitu, pembangunan yang tidak terencana,penyempitan aliran sungai dan pembangunan perkotaan yang tidak memperhatikan system drainase Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi apa yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dalam Penguatan Kesiapsiagaan Pra Bencana Banjir di Kota Kendari dan untuk mengetahui apa saja hambatan dan solusi dalam penguatan kesiapsiagaan pra bencana banjir di Kota Kendari.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi,dokumentasi dan wawancara mendalam (7 orang) dengan pihak yang terkait.Hasil/Temuan: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Kendari telah membuat strategi dan bekerjasama dengan instansi/OPD yang terkait dalam kesiapsiagaan pra bencana banjir Tetapi dalam penerapan dan pelaksanaan strategi tersebut belum dilakukan secara maksimal.Keterbatasan anggaran,kurangnya sarana dan prasrana serta jumlah personal Badan Penanggulangan Bencana Daerah masih minim.Kesimpulan:Strategi kesiapsiagaan pra bencana banjir yang dibuat oleh BPBD telah berjalan dengan baik,untuk meningkatkan strategi tersebut disarankan adanya pembaharuan sarana dan prasarana terkait pra bencana banjir kemudian penambahan anggaran dalam kegiatan kesiapsiagaan pra bencana banjir.