=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195488 =005 20260417014438 =035 ##$$a 0010-0426000633 =245 1#$$a STRATEGI PENGELOLAAN ASET DAERAH DALAM MEWUJUDKAN TERTIB ADMINISTRASI DI KABUPATEN POSO PROVINSI SULAWESI TENGAH /$c Chindy Gabriela Riro =100 #$$a Chindy Gabriela Riro =300 ##$$a 11 : $b ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14399 =700 #$$a Ermaya Suradinata =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 352.485 984 4 =084 ##$$a 352.485 984 4 CHI s =650 #4$$a aset pemerintah daerah =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang: Pelaksanaan tata Kelola pemerintahan yang baik merupakan tuntutan dari masyarakat sehingga dibutuhkan suatu sistem pengelolaan kekayaan daerah yang memadai, informatif, transparan dan akuntabel. Aset daerah merupakan komponen penting dalam pengelolaan keuangan daerah. Permasalahan dalam pengelolaan aset daerah adalah penatausahaan atau inventarisasi aset daerah terdapat permasalahan utama dalam pengelolaan aset daerah, yaitu ketidaktertiban dalam pengolahan data barang daerah sehingga menyebabkan pemerintah daerah kesulitan mengelola aset daerah. Tujuan: Untuk meneliti dan menganalisis strategi yang di lakukan badan keuangan dan aset daerah dalam pengelolaan aset daerah sehingga dapat terwujudnya tertib administrasi. Metode: Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan induktif. Selanjutnya data yang dikumpulkan menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi, triangulasi dan analisis ASOCA. Untuk memperoleh data secara holistik dan integratif, serta memperhatikan relevansi data dengan tujuan, maka dalam pengumpulan data penelitian ini memakai tiga teknik yang ditawarkan yaitu wawancara mendalam, observasi partisipan dan studi dokumen. Hasil/Temuan: Hasil 2 penelitian ini menunjukan bahwa strategi pengelolaan aset daerah di kabupaten poso yang di lakukan oleh badan keuangan dan aset daerah masih terdapat beberapa hambatan yaitu sumber daya manusia. Oleh karena itu diperlukan strategi yang harus dilakukan badan keuangan dan aset daerah untuk mengatasi hambatan yang ada seperti melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada setiap pegawai terkait pengelolaan aset daerah. Kesimpulan: Diperlukan strategi yang harus dilakukan oleh lembaga keuangan dan aset daerah untuk mengatasi kendala yang ada seperti melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada setiap pegawai terkait pengelolaan aset daerah.