=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195490 =005 20260417015633 =035 ##$$a 0010-0426000635 =245 1#$$a PEMBERDAYAAN UMKM KULINER DALAM PROGRAM JAKPRENEUR DI KECAMATAN TAMAN SARI JAKARTA BARAT /$c Yolanda Hana Gloria =100 #$$a Yolanda Hana Gloria =300 ##$$a 17 : $b ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13065 =700 #$$a Umar Nain =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 338.642 598 223 =084 ##$$a 338.642 598 223 YOL p =650 #4$$a pemberdayaan UMKM =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Usaha Masyarakat yang terus eksis sampai saat ini adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Adanya wabah virus corona yang melanda dunia termasuk di Indonesia, membuat kondisi ekonomi mengalami penurunan. Oleh karena itu, sektor UMKM menjadi pilihan banyak masyarakat untuk meningkatkan ekonominya. Disamping itu, pemerintah turut serta membantu memulihkan perekonomian masyarakat dengan strategi-strategi yang dimilikinya. Tujuan untuk mengetahui dan menganalisis mengenai pemberdayaan UMKM kuliner dalam program Jakpreneur di Kecamatan Taman Sari Jakarta Barat, faktor pendukung dan penghambat serta segala upaya yang dilakukan oleh pemerintah Kecamatan Taman Sari Jakarta Barat dalam mengatasi faktor penghambatan tersebut. Dalam memecahkan masalah inipenulis menggunakan teori Pemberdayaan Mayarakat menurut Mardikanto. Metode : Penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dengan metode pendekatan penelitian ini penulis dapat mendeskripsikan segala situasi serta kondisi yang ada dalam “Pemberdayaan UMKM Kuliner dalam Program Jakpreneur di Kecamatan Taman Sari Jakarta Barat” dengan cara mengumpulkan data yang ada di lokasi penelitian, melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi untuk dijadikan sebagai bahan penyusunan skripsi ini. Hasil/Temuan : Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan UMKM kuliner dalam program Jakpreneur di Kecamatan Taman Sari Jakarta Barat sudah berjalan cukup baik meskipun demikian masih perlu beberapa perbaikan secara teknis maupun pelaksanaannya. Kesimpulan : Dikarenakan masih ada beberapa faktor penghambat yang terdapat dilapangan, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Jakarta Barat serta pemerintah Kecamatan Taman Sari melakukan beberapa upaya untuk mengataasi faktor tersebut. Seperti memberikan sosialisasi secara langsung maupun daring mengenai program Jakpreneur, meningkatkan kualitas pelaksanaan 7P yaitu: pendaftaran, pelatihan, pendampingan, perizinan, pemasaran, pembinaan laporan keuangan dan permodalan sehingga para pelaku UMKM dapat merasakan peran pemerintah dalam pemberdayaan tersebut.