=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195547 =005 20260417094039 =035 ##$$a 0010-0426000692 =245 1#$$a IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM BLT DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KELURAHAN SAKO BARU KECAMATAN SAKO KOTA PALEMBANG /$c Muhammad Atallariq Daffarial Ilham =100 #$$a Muhammad Atallariq Daffarial Ilham =300 ##$$a 9 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/15567 =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 361.598 161 62 =084 ##$$a 361.598 161 62 MUH i =650 #4$$a Masalah dan Layanan Sosial =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Implementasi kebijakan program bantuan langsung tunai di kelurahan Sako Baru yaitu mengimplementasikan kebijakan program bantuan langsung tunai di kelurahan Sako Baru dari pengimplementasian itu kelurahan Sako Baru dapat mengurangi jumalah 2 angka kemiskinan yang ada di kelurahan Sako Baru. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi kebijakan program bantuan langsung tunai di kelurahan Sako Baru kota Palembang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kulitatif dengan pendekatan induktif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dari penelitian ini terdiri dari 6 (Enam) orang yang ditentukan menggunakan purposive sampling. Hasil/Temuan: Hasil penelitian Implementasi kebijakan program bantuan langsung tunai di kelurahan Sako Baru , terdiri dari sembilan sub indikator yaitu (1) Kepentingan yang dipengaruhi dari kebijakan program bantuan langsung tunai adalah masyarakat miskin dan rentan miskin. (2) Tipe manfaat yang dihasilkan dari stakeholder dan masyarakat miskin sangat baik. (3) Derajat perubahan sudah dirasakan oleh masyarakat miskin penerima program BLT. (4) Pelaksanaan program dinilai sudah dilakukan secara efektif dan tepat sasaran. (5) Letak pengambilan keputusan dalam hal ini sudah di tetapkan sesuai aturan atau regulasi yang ada. (6) Sumber daya yang dilibatkan, terbagi menjadi dua yaitu sumber daya sarana prasarana dan sumber daya manusia. (7) Karakteristik lembaga dan penguasa yaitu kelurahan sako baru ingin berpean langsung dalam mewujudkan cita-cita kepala daerah dalam hal ini adalah Walikota. (8) Kepatuhan dan daya tanggap yang dihasilkan dari program ini berespon positif yaitu masyarakat menyambut baik dan memenuhi persyaratan untuk mendapatkan bantuan langsung tunai. (9) Kekuasaan, kepentingan dan strategi aktor yang dilibatkan dibagi menjadi dua yaitu secara langsung dan tidak langsung keduanya sudah cukup baik dalam program penyaluran bantuan langsung tunai di kelurahan Sako Baru. Kesimpulan: Kebijakan program yang dilakukan oleh pemerintah berupa bantuan langsung tunai di Kelurahan Sako Baru dapat dikatakan Program ini telah berjalan secara konsisten selama bertahun-tahun, membantu masyarakat miskin dalam memenuhi kebutuhannya, dan telah berjalan dengan baik sesuai dengan aturan yang ada.