=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195561 =005 20260417095356 =035 ##$$a 0010-0426000706 =245 1#$$a PENERAPAN SISTEM KEUANGAN DESA DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN DESA DI KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR : $b STUDI KOMPARATIF /$c Anisa Nur Amelia =100 #$$a Anisa Nur Amelia =300 ##$$a 11 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22772 =700 #$$a Arina Romarina =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 =082 ##$$a 351.598 342 2 =084 ##$$a 351.598 342 2 ANI p =650 #4$$a Administrasi pemerintahan =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Penelitian ini mengkaji penerapan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dalam pengelolaan keuangan desa di Kabupaten Kotawaringin Timur, dengan studi komparatif antara Desa Eka Bahurui dan Desa Sungai Paring. Permasalahan utama yang diangkat adalah belum optimalnya implementasi Siskeudes serta faktor-faktor yang memengaruhinya di kedua desa tersebut.Tujuan: untuk menganalisis penerapan Siskeudes, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Metode : penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan meliputi perangkat desa, DPMD, BPD, dan masyarakat. Hasil : menunjukkan kedua desa telah memenuhi standar peraturan pengelolaan keuangan. Namun, Desa Eka Bahurui mengimplementasikan Siskeudes secara optimal dengan input real-time (didukung lokasi strategis, SDM mumpuni, partisipasi aktif), meski terkendala pembaruan aplikasi dan koordinasi akses. Sementara itu, Desa Sungai Paring menghadapi kendala jaringan dan SDM, meskipun didukung partisipasi dan komitmen perangkat desa. Kesimpulan : penerapan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dalam pengelolaan keuangan desa di Kabupaten Kotawaringin Timur telah berhasil mencapai standar kepatuhan regulasi di Desa Eka Bahurui dan Desa Sungai Paring. Meskipun demikian, Disarankan pemerintah daerah fokus pada penyetaraan kualitas, peningkatan kapasitas SDM, panduan teknis, dan pengembangan infrastruktur jaringan di desa terpencil.