=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195581 =005 20260417104011 =035 ##$$a 0010-0426000726 =245 1#$$a PELAKSANAAN PROGRAM DESA TANGGUH BENCANA DALAM MENINGKATKAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DI DESA BATU MERAH KOTA AMBON PROVINSI MALUKU /$c Geoffrey Aaron Manuhua =100 #$$a Geoffrey Aaron Manuhua =300 ##$$a 10 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/19467 =700 #$$a Petrus Polyando =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 =082 ##$$a 363.348 598 522 2 =084 ##$$a 363.348 598 522 2 GEO p =650 #4$$a manajemen bencana =520 ##$$a Permasalahan (GAP) : Masih banyaknya korban jiwa pada saat terjadinya bencana di Desa Batu Merah padahal sudah ada program desa tangguh bencana yang dikeluarkan oleh pemerintah secara nasional namun belum berjalan dengan baik. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program desa tangguh bencana dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat di Desa Batu Merah Kota Ambon Provinsi Maluku. Metode : Penelitian ini menggunakan teori pelaksanaan menurut George C. Edward III dimana terdapat 4 pelaksanaan yang dijadikan alat untuk mencapai tujuan dan sasaran yang sudah ditetapkan, yaitu : (1) Komunikasi, (2) Sumber Daya. (3) Disposisi, dan (4) Struktur Birokrasi. Metode penelitian yang digunakan yakni metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil/Temuan : penelitian menunjukkan bahwa terdapat satu dimensi yang ternyata belum dilaksanakan dengan baik yakni dimensi sumber daya pada indikator anggaran dan peralatan. Hal ini membuat pelaksanaan Desa Tangguh Bencana mengalami kendala akibat dari sumber daya keuangan yang masih bergantung pada sokongan dana swadaya masyarakat, peralatan penanggulangan bencana yang belum memadai, serta kelalalian anggota destana dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sehingga dalam pelaksanaanya masih terhambat dan belum berjalan dengan baik. Kesimpulan : Peneliti mengajukan saran untuk memberikan pelatihan serta pengetahuan bagi petugas penanganan bencana, melengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan, menyusun alokasi dana serta anggaran, dan meningkatkan kesadaran serta kesiapan masyarakat dalam penanggulangan bencana banjir dan tanah longsor.