=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195607 =005 20260417115508 =035 ##$$a 0010-0426000752 =245 1#$$a STRATEGI DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PERLINDUNGAN ANAK PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA (DP3AP2KB) DALAM PENANGANAN KASUS KEKERASAN TERHADAP ANAK DI KABUPATEN KEPULAUAN TANIMBAR PROVINSI MALUKU /$c Virginia Milkha Catherina Nuan =100 #$$a Virginia Milkha Catherina Nuan =300 ##$: $b 12 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13322 =700 #$$a Wiredarme =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 362.765 985 2 =084 ##$$a 362.765 985 2 VIR s =650 #4$$a Kekerasan dan perlindungan terhadap anak =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingkat kasus kekerasan anak yang masih meningkat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Tujuan: Tujuan Penelitian ini adalah untuk untuk mendeskripsikan dan menganalisa strategi yang digunakan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Tanimbar dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan induktif, yang selanjutnya dibahas menurut Teori James Brian Quinn tentang Strategi mengintegrasikan tujuan, kebijakan dan program/urutan tindakan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terstruktur, observasi partisipasi aktif dan dokumentasi. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi yang digunakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Tanimbar dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak belum efektif. Adapun beberapa hambatannya yakni terbatasnya tenaga ahli, masuh kurangnya fasilitas penunjang penanganan, belum optimalnya sosialisasi, dan tingkat pemahaman masyarakat masih rendah. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan dan telah diuraikan dalam bab-bab sebelumnya yang berpedoman pada teori, peneliti menyimpulkan bahwa Strategi Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Kepulauan Tanimbar secara umum belum berjalan secara efektif. Hal ini dibuktikan dengan tiga dimensi berdasarkan teori James Brian Quinn yang digunakan untuk mengkaji strategi yang ada yaitu tujuan, kebijakan dan program yang belum berjalan secara efektif.