=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195657 =005 20260417125214 =035 ##$$a 0010-0426000802 =245 1#$$a EFEKTIVITAS PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DENGAN METODE BLENDED LEARNING DI BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KOTA PADANG PROVINSI SUMATERA BARAT /$c Muhammad Ernoval Helmi =100 #$$a Muhammad Ernoval Helmi =300 ##$$a 13 : $b ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18863 =700 #$$a Rikha Murliasari =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 =082 ##$$a 352.655 981 37 =084 ##$$a 352.655 981 37 MUH e =650 #4$$a cpns =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Pandemi Covid-19 semua metode pembelajaran beralih ke platform dengan jaringan internet. Oleh karena itu Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) mengembangkan konsep pembelajaran Blended Learning dengan menggabungkan metode pembelajaran tatap muka dan secara daring. Tujuan: Agar mengevaluasi seberapa efektif metode Blended Learning dalam pelatihan dasar calon pegawai negeri sipil yang melaksanakan di BKPSDM Kota Padang, mengidentifikasi masalah yang menghambat prosesnya, dan melihat upaya yang dilakukan oleh BKPSDM Kota Padang untuk mengatasi hambatan. Metode: Peneliti menggunakan metode penulisan kualitatif deskriptif dengan pendekatan induktif untuk menjawab rumusan masalah yang diangkat, serta menggunakan teori efektivitas dari Sugiono (2013) dengan menggunakan 4 dimensi, diantaranya ketepatan sasaran program, sosialisasi program, tujuan program, dan pemantauan program. Hasil/Temuan: Menjelaskan bahwa penyelenggaraan latsar dengan metode Blended Learning dinilai memuaskan, dengan mendapatkan penilaian pelaksanaan yang memuaskan, dengan persentase 88,82% dari BPSDM Provinsi Sumatera Barat. Kesimpulan: Kendala utama pada penyelenggaraan pelatihan dasar ini ialah kurangnya sarana dan prasarana yang mencukupi, serta keterbatasan biaya dan stabilitas jaringan. Usaha yang dilakukan dari BKPSDM Kota Padang untuk menanggulangi berbagai kendala ialah dengan mengirimkan surat kepada setiap peserta pelatihan untuk mempersiapkan sarana dan alat elektronik yang dapat mendukung untuk pelaksanaan latsar dengan metode tersebut