=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195693 =005 20260417020409 =035 ##$$a 0010-0426000838 =245 1#$$a PENGEMBANGAN PEGAWAI DI BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KOTA BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT /$c Mochamad Arya Dwiputera =100 #$$a Mochamad Arya Dwiputera =300 ##$$a 14 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/18159 =700 #$$a Rizki Amalia =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2024 =082 ##$$a 352.655 982 432 =084 ##$$a 352.655 982 432 MOC p =650 #4$$a Pegawai Negri Sipil =520 ##$$a Pernyataan Masalah/Latar Belakang (GAP): Sumber Daya Aparatur sebagai penggerak roda pemerintahan. Efisiensi dan efektivitasi program pemerintah dapat ditinjau sebagaimana kinerja dari dari sumber daya aparatur yakni pegawai ASN pada lingkup suatu daerah Tujuan: Untuk meningkatkan potensi pegawai ASN melalui pengembangan diri untuk meningkatkan kapabilitas ASN tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisisi pengembangan diri ASN BKPSDM Kota Bandung. Aspek yang dilihat berdasarkan dari teori Hasibuan (2020) pengembangan pegawai yang dilakukan melalui pendidikan formal dan pelatihan. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dimana data yang dikumpulkan baik dari wawancara, observasi, dan dokumentasi dan dianalisis melalui triangulasi data untuk menjawab rumusan masalah dalam penelitian ini. Hasil: Penelitian ini memperoleh hasil bahwa pengembangan pegawai di badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia kota bandung sudah berjalan cukup baik dalam dimensi pelatihan, namun dalam dimensi Pendidikan formal masih perlu ditingkatkan dalam aspek pengetahuan . Kesimpulan: Hambatan yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu kurangnya kesadaran pegawai ASN untuk pengembangan diri serta kurangnya dukungan dari pemerintah setempat. Upaya mengatasi hambatan pengembangan pegawai ASN, yaitu: (1) pemberian tugas belajar atau izin belajar sebagai dukungan penuh dari Pemerintah Kota Bandung untuk membuka peluang pegawai ASN dalam pengembangan diri (2) “ASN Berprestasi” sebagai bentuk dalam memotivasi pegawai ASN Kota Bandung.