=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195707 =005 20260417092207 =035 ##$$a 0010-0426000852 =245 1#$$a ETIKA POLITIK DALAM PENCALONAN M.RIDHO SUGANDA PADA PILKADA KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2024 /$c Putri Eva Yunizar =100 #$$a Putri Eva Yunizar =300 ##$$a 10 : $b ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/22512 =700 #$$a Heru Rochmansjah =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 =082 ##$$a 172.598 245 4 =084 ##$$a 172.598 245 4 PUT e =650 #4$$a Etika politik =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): M.Ridho Suganda Merupakan seorang anak dari sepasang suami istri yang pernah menduduki jabatan sebagai bupati dan terkenal legendaris di Kabupaten Kuningan yakni H.Aang Hamid Suganda dan Hj. Utje Suganda. M.Ridho Suganda pernah mejabat sebagai Wakil Bupati di Kabupaten Kuningan pada periode 2018-2023 dengan memiliki rekam jejak yang baik di kalangan masyarakat,partai yang mengusung Ridho pada kontestasi ini merupakan partai yang mendominasi di Kabupaten Kuningan, kemudian M.Ridho Suganda kembali maju pada Pilkada Kabupaten Kuningan Tahun 2024.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Etika Politik pada fenomena majunya Ridho Suganda pada Pilkada Kabupaten Kuningan tahun 2024 serta melihat faktor apa saja yang menjadi pendorong majunya M.Ridho Suganda pada Pilkada tahun 2024. Metode: Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil/temuan: Berdasarkan hasil wawancara dan observasi, yang telah dilakukan menunjukan bahwa tergambarkan keselarangan anatara dimensi Etika Politik seperti tujuan,sarana dan aksi politik pada proses pencalonan M.Ridho Suganda yang ditandai dengan tidak adanya temuan atas dugaan pelanggaran hukum serta kepercayan Masyarakat yang dianggap baik terhadap M.Ridho Suganda. Kesimpulan: Pencalonan M.Ridho Suganda masih dinilai selaras dengan Etika Politik dan aktivitas pencalonannya yang di dorong oleh beberapa faktor yakni karena memiliki Elektabilitas dan popularitas serta jejak trah keluarga yang melekat dan menciptakan kepercayaan di kalangan masyarakat.