=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195718 =005 20260420091831 =035 ##$$a 0010-0426000863 =245 1#$$a PERAN DISPERINDAGKOP TERHADAP PENGOLAH IKAN ASIN DI DESA MUARA MARAS, KECAMATAN SEMIDANG ALAS MARAS, KABUPATEN SELUMA, PROVINSI BENGKULU /$c Yopi Haryanto =100 #$$a Yopi Haryanto =300 ##$$a 9 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14938 =700 #$$a Haikal Ali =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 338.644 598 17 =084 ##$$a 338.644 598 17 YOP p =650 #4$$a Industri pengolahan ikan =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : (berisikan background yang melatar belakangkan penelitian) dalam penelitian terdapat masalah yang masih kurangnya pemahaman parah pengolah ikan asin di Desa Muara Maras terkait pengolahan ikan asin secara benar dan kurangnya pemahaman mereka terkait pemasaran. Tujuan : Untuk mengetahui peran yang dilakukan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi dalam pembinaan pengolah ikan asin di Desa Muara Maras untuk meningkatkan pendapatan perkapital pengolah ikan asin di Desa Muara Maras. Metode : penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif serta pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil/Temuan : dari penelitian ini dari segi Legalistik, Disperindagkop Kabupaten Seluma telah menentukan siapa yang akan menjadi pelatih dan peserta. Malalui kegiatan pelatihan yang tejadi terdapat perubahan sikap dan perilaku sumber daya manusia. Para pengolah ikan asin telah dikasih bekal dengan pengetahuan dan keterampilan yang cukup. Dari segi teoritis, terdapat keterlibatan individu pada kegiatan pelatihan, perilaku perserta mengalami perubahan yang lebih baik, posisi peserta dalam kegiatan mengalami peningkatan serta hubungan antara peserta dan pelatih terjalin dengan baik. Hambatan yang terjadi pada kegiatan pelatihan yaitu terletak pada sarana dan prasarana yang digunakan, pengawasan yang kurang, dan pemasaran yang masih kecil. Upaya untuk mengatasi hambatan tersebut adalah dari segi sarana dan prasarasa akan disediahkan mesin yang akan menunjang pengolahan ikan asin secara lebih cepat, dari segi pengawasan akan lebih memperketat kinerja pegawai, dan dari segi pemasaran Disperindagkop Kabupaten Seluma akan membuat aplikasi yang akan mempermudah menjual hasil olahan Khas Kabupaten Seluma. Kesimpulan : Peran yang dilakukan Disperindagkop Kabupaten Seluma adalah melaksanakan pelatihan kepada pengolah ikan asin di Desa Muara Maras yang berjutuan untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuai masyarakat Desa Muara Maras dalam mengolah ikan asin.