=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195723 =005 20260420100742 =035 ##$$a 0010-0426000868 =245 1#$$a Pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ngawi Provinsi Jawa Timur /$c Kharisma Cahyaningtyas Eka Putri =100 #$$a Kharisma Cahyaningtyas Eka Putri =300 ##$$a 8 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/13205 =700 #$$a Busiri =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 352.655 982 8 =084 ##$$a 352.655 982 8 KHA p =650 #4$$a sektor publik =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Tingginya angka kecelakaan kerja yang ada di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ngawi menandakan bahwa kurang diperhatikannya keselamatan dan kesehatan kerja. Padahal dengan memerhatikan keselamatan dan kesehatan kerja akan meningkatkan kinerja pegawai di badan penanggulangan bencana daerah kabupaten Ngawi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja dalam meningkatkan kinerja pegawai di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ngawi, faktor penghambat serta upaya apa saja yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif, dengan metode deskriptif dan pendekatan induktif. Sumber data menggunakan sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data diperoleh melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam meningkatkan kinerja pegawai di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ngawi belum optimal namun perkembangannya dari tahun 2019 hingga 2022 sudah optimal. Kesimpulan: Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ngawi memiliki upaya menanggulangi hal tersebut dengan pemenuhan sarana dan prasarana penunjang keselamatan dan kesehatan kerja, latihan evakuasi penanggulangan bencana di lapangan dan meningkatkan pengawasan terhadap pegawai.