=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195730 =005 20260420103826 =035 ##$$a 0010-0426000875 =245 1#$$a PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI BUAH NAGA OLEH DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN DI KELURAHAN KALAMPANGAN KECAMATAN SEBANGAU KOTA PALANGKA RAYA /$c Dicky Maulana Saputra =100 #$$a Dicky Maulana Saputra =300 ##$$a 12 =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/14057 =700 #$$a Abdurohim =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2023 =082 ##$$a 338.174 659 834 41 =084 ##$$a 338.174 659 834 41 DIC p =650 #4$$a pemberdayaan petani =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP) : Kelurahan Kalampangan memiliki potensi dan di nilai berhasil dalam segi hortikultura nya di Kecamatan Sebangau. Namun ada permasalahan yakni rendahnya hasil produksi buah naga yang ada di Kelurahan Kalampangan dan masih banyaknya hambatan yang menyebabkan proses budidaya buah naga di Kelurahan Kalampangan kurang maksimal. Tujuan : mengetahui upaya apa saja yang dilakukan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya dalam melaksanakan pemberdayaan kepada kelompok tani buah naga di Kelurahan Kalampangan serta untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung dalam pelaksanaan pemberdayaan kelompok tani buah naga. Metode : Penelitian ini mengunakan jenis penelitian metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah tiga sub-proses yang saling berkaitan yaitu Reduksi Data, Penyajian Data dan Penarikan Kesimpulan. Hasil : Berdasarkan kajian penelitian ini, hasil yang didapatkan adalah pertama, Pemberdayaan Kelompok tani buah naga di Kelurahan Kalampangan telah dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya. Disisi lain, masih terdapat hambatan berupa ketidakmampuan kelompok tani dalam penggunaan alat mesin pertanian. Yang kedua ialah Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan telah melakukan sosialisasi dan pendampingan pada kelompok tani dalam pengolahan lahan agar lebih produktif. Dan yang terakhir adalah Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya melalui UPTD Balai Penyuluhan Pertanian telah menjalankan pelatihan dalam pengolahan lahan gambut dan mengoperasikan alat mesin pertanian. Kesimpulan: Pemberdayaan kelompok tani buah naga di Kelurahan Kalampangan melalui bina manusia, bina usaha, bina lingkungan, bina kelembagaan telah dilakukan. Upaya telah dilakukan dalam mengatasi hambatan yaitu dengan memberikan penyuluhan, pelatihan dan pembimbingan terhadap kelompok tani. Setelah dilakukan pemberdayaan, adanya peningkatan pengetahuan maupun kemampuan dari kelompok tani dalam melakukan budidaya buah naga guna meningkatkan produktivitas.