=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195767 =005 20260430122013 =035 ##$$a 0010-0426000912 =245 1#$$a PENERTIBAN ANAK JALANAN GELANDANGAN DAN PENGEMIS OLEH SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DI KABUPATEN LAHAT PROVINSI SUMATERA SELATAN /$c Muhammad Fadli Rahmatullah =100 #$$a Muhammad Fadli Rahmatullah =300 ##$$a 15 : $b ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/20403 =700 #$$a Udaya Madjid =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 =082 ##$$a 363.325 981 61 =084 ##$$a 363.325 981 61 MUH p =650 #4$$a Penertiban sosial =520 ##$$a Permasalahan/Latar Belakang (GAP): Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih maraknya permasalahan sosial yang ditimbulkan oleh keberadaan anak jalanan, gelandangan, dan pengemis (anjal-gepeng) di Kabupaten Lahat, yang dinilai mengganggu ketertiban umum serta ketenteraman masyarakat. Tujuan: Untuk menganalisis upaya penertiban yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lahat dalam mewujudkan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat, khususnya dalam konteks penanganan anjal-gepeng. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil/Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya penertiban terhadap anjal-gepeng belum berjalan secara optimal, yang terlihat dari masih tingginya jumlah anjal-gepeng di wilayah tersebut. Beberapa kendala utama yang dihadapi antara lain sulitnya mengidentifikasi koordinator anjal-gepeng, rendahnya kesadaran masyarakat, serta keterbatasan sarana pendukung. Kesimpulan: Pelaksanaan penertiban terhadap anjal-gepeng di Kabupaten Lahat masih memerlukan peningkatan dari berbagai aspek agar dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Saran: Disarankan agar pemerintah daerah meningkatkan koordinasi antarinstansi, menyediakan fasilitas pendukung yang memadai, serta mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif kepada masyarakat.