=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000001195770 =005 20260430123724 =035 ##$$a 0010-0426000915 =245 1#$$a PENGARUH OTONOMI KHUSUS TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN JAYAPURA PROVINSI PAPUA /$c Nando Ferdiansyah =100 #$$a Nando Ferdiansyah =300 ##$$a 13 : $b ilus =856 ##$$a http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/24199 =700 #$$a Suaib =260 ##$$a Sumedang :$b Institut Pemerintahan Dalam Negeri,$c 2025 =082 ##$$a 338.959 88 =084 ##$$a 338.959 88 NAN p =600 #4$$a Pembangunan dan pertumbuhan ekonomi =520 ##$$a Latar Belakang. Kabupaten Jayapura merupakan salah satu Kabupaten di Papua yang melaksanakan Otonomi Khusus. Dalam hal ini kabupaten jayapura melakukan pemanfaaatan sumber penerimaan berupa Dana Otsus, PAD dan DAU dengan seluas-luasnya dalam rangka mencapai pembangunan ekonomi yang merata dengan indikatornya berupa pertumbuhan ekonomi yang positif. Menurut Teori Hukum Wagner semakin besar pengeluaran makan semakin baik pula kondisi ekonomi suaru wilayah. Namun, realitanya pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Jayapura masih belum maksimal angka kemiskinan 11,45%, PDRB harga konstan yang masih fluktuatif dan pembangunan infrastruktur yang masih belum merata. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui apakah ada atau tidak pengaruh sumber penerimaan di Kabupaten Jayapura terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten jayapura. Metode. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan 4 variabel ; Dana Otsus (X1), PAD (X2), dan DAU(X3) dan Pertumbuhan Ekonomi dengan indicator PDRB Harga Konstan (Y). penelitian ini menggunakan data sekunder dengan teknik pengumpulan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria data berupa besaran jumlah dana keempat variabel pada tahun 2015-2024. Hasil. temuan menunjukan nilai uji Dana Otsus (X1) = 161 > ? = 5%, PAD (X2) 0.036 < ? = 5%, dan DAU (X3) = 0.026 < ? = 5%. Kesimpulan. X1 Tidak berpengaruh signifikan terhadap Y sedangkan X2 dan X3 berpengaruh signifikan terhadap Y.